Nasib Guru dan Pegawai SPPG Berbeda, Prabowo Diminta Selesaikan Masalah PPPK

genpi.co
18 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto menyoroti perbedaan nasib pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan guru honorer.

Politikus PDIP itu mengatakan pemberian status pegawai SPPG menjadi PPPK, memang bagus dalam hal ketenagakerjaan.

“Sebab, dalam ketenagakerjaan kita (Indonesia), setiap pemberi kerja wajib ikut norma pemerintah, upah, dan status,” katanya dikutip dari JPNN, Kamis (22/1).

Edy menilai pemberian status kepada pegawai SPPG, menjadi contoh yang baik bagi negara, yakni kejelasan ketika merekrut karyawan.

Tetapi, status pegawai SPPG itu menjadi tidak adil, jika dibandingkan dengan nasib guru dan tenaga kesehatan honorer.

“Nah, yang tidak adil kan para tenaga kesehatan dan guru protes, terutama mereka yang mengabdi lama,” tuturnya.

Dia pun berharap pemberian status pegawai SPPG itu, menjadi efek domino bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaian masalah PPPK.

Edi berharap permasalahan PPPK segera dibahas dengan Presiden Prabowo Subianto, supaya para nakes dan guru honorer tidak protes terus.

Dia menyebut sopir yang mengantar makan bergizi gratis ke sekolah, memiliki gaji lebih tinggi daripada guru yang mendidik siswa.

“Mereka (guru honorer) kuliahnya berdarah-darah. Negara yang memberi kerja kok perlakuannya berbeda (dengan pegawai SPPG),” ucapnya. (tan/jpnn)

Lihat video seru ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1.726 WNI Terjebak Online Scam Datangi KBRI Kamboja, Pemulangan Dipercepat
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Jalan Jakarta Cepat Rusak Terendam Banjir, Pemprov DKI Kaji Aspal Porus
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Lukisan Cadas Berusia 67.800 Tahun Ditemukan di Sulawesi Tenggara
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Netanyahu Batal Hadiri Peresmian Dewan Perdamaian Gaza
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
Penguatan Diplomasi Ekonomi, Prabowo Subianto Dorong Kerja Sama Strategis Indonesia-Inggris
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.