Makassar: Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah menerima body part atau bagian tubuh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, pada Rabu malam, 21 Januari 2026. Proses identifikasi masih berlangsung.
"Nanti kami sampaikan setelah ada hasil," kata Kabiddokkes Polda Sulawesi Selatan, Kombes Muhammad Haris, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 22 Januari 2026.
Tim SAR saat menyerahkan bagian tubuh korban ke Tim DVI Polda Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Januari 2026. (Metrotvnews.com/M Syawaluddin)
Dia mengungkapkan pihaknya menggunakan dua metode untuk melakukan identifikasi jenazah maupun body part. Dua metrode itu yakni, primer dan sekunder.
Baca Juga :
DVI Sempat Kesulitan Identifikasi Korban Pesawat ATR, Deden Dikenali dari Sidik Jari"Sudah sidik jari primer tidak dapat kami temukan, kita memakai gigi-gigi, kemudian kalau tidak bisa memakai pemeriksaan DNA," ungkapnya.
Dia menerangkan bila masih belum bisa diidentifikasi, maka metode sekunder dilakukan dengan mencocokan data properti dan ciri khusus. Seperti tinggi badan, berat badan, bekas operasi dan lain sebagainya.
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F21%2F77325b6ac86072ce510c8594f55c08e5-20260121kum4.jpg)


