Liputan6.com, Jakarta - Partai Gema Bangsa resmi dideklarasikan di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu 17 Januari 2026. Mengusung visi besar “Indonesia Reborn”. Partai ini diharapkan mampu menjadi partai politik baru yang mengusung semangat kemandirian bangsa, desentralisasi politik.
Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq mengatakan, sejauh ini belum ada tokoh nasional atau tokoh politik ternama yang tergabung dalam partainya.
Advertisement
"Gema Bangsa tidak dibangun dengan ketokohan, partai ini dibangun dengan sistem dan program. Gema Bangsa fokus pada desentralisasi politik yang akan mengangkat calon-calon pimpinan di daerah," kata Ahmad Rofiq kepada Liputan6.com, ditulis Kamis (22/1/2026).
Dia menegaskan, Gema Bangsa diarahkan menjadi wadah lahirnya tokoh-tokoh politik yang memiliki pemahaman kuat terhadap kebutuhan daerah.
"Gema Bangsa akan menjadi tempat bersemainya tokoh-tokoh baru yang memahami kebutuhan di daerahnya," ungkap Ahmad Rofiq.
Menurut dia, absennya tokoh nasional tidak menghambat masuknya tokoh-tokoh lokal ke dalam Gema Bangsa.
"Kota Medan diketuai oleh Politisi kawakan dari partai lain, namanya Ihsan Rambe. Di Deli Serdang diketuai oleh mantan Sekda Kabupaten Deli Serdang (Darwin Zein), dan lainnya," kata Ahmad Rofiq.



