Perempuan Tewas Setelah Tertemper Kereta di Stasiun Gondangdia, Ini Kata KAI

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KAI Commuter menyayangkan adanya insiden seorang pengguna yang tertemper Kereta api di area peron Stasiun Gondangdia pada Rabu (21/1/2027). VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan kejadian bermula salah satu pengguna yang ada di Peron 1 Stasiun Gondangdia yang tertemper KA Gajayana dari Malang tujuan Gambir pada Rabu sore sekitar pukul 17.50 WIB.

Karina menyampaikan, yang bersangkutan diduga melompat ke jalur rel saat perjalanan KA Gajayana akan melintas peron stasiun. 

Baca Juga
  • Menanti Solusi Nyata untuk Krisis Sampah Kota
  • AllianzGI dan Bank DBS Buka Akses Investasi Syariah Global Berbasis Dolar AS
  • Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diarahkan ke Mina

"Petugas Pengamanan Stasiun Gondangdia yang sedang berdinas di Peron 1 Stasiun Gondangdia mendapati salah satu pengguna melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke rel saat kereta api jarak jauh melintas," ujar Karina dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Karina mengatakan petugas Stasiun Gondangdia bergerak cepat menuju lokasi di ujung Peron 1 untuk melakukan evakuasi dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan awal di Pos Kesehatan Stasiun. Karina menyampaikan pengguna mengalami luka serius dan sudah dilarikan ke Rumah Sakit PGI Cikini untuk dilakukan pertolongan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Setibanya di Rumah Sakit setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan meninggal dunia," lanjut Karina. 

KAI Commuter, sambung Karina, mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan ketertiban. 

"Tidak berdiri melewati garis aman saat menunggu perjalanan kereta di peron," kata Karina. 

 

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Video: Hubungan AS-Inggris di Titik Nadir
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Wakapolri Ungkap Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi WNI di ASEAN
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Wakapolri Ungkap Negara yang Jadi Pusat Eksploitasi WNI di ASEAN
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Komisi II DPR siapkan uji kelayakan calon Ombudsman pekan depan
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
200 Penarik Becak di Malang Terima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo | JMP
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.