Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi pengelola keuangan negara adalah aset yang sangat mahal dan sulit dibangun. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Pelantikan Pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Jakarta Utara.
Dalam prosesi yang berlangsung di Aula KPP Madya Jakarta pada Kamis, 22 Januari 2026 tersebut, Menkeu melantik empat pejabat strategis, yakni Kepala Kanwil Jakarta Utara, Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Kepala Seksi Pengawasan III KPP Madya Jakarta Utara, serta Pejabat Fungsional Ahli Muda KPP Madya Jakarta Utara.
Menkeu menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni perpindahan jabatan, melainkan penyerahan amanah besar dari negara dan rakyat.
"Pelantikan ini bukan sekadar formalitas. Ini momentum untuk menegaskan ulang bahwa kita sedang dipercaya negara. Saudara bukan sekadar mengambil kursi jabatan, tapi mengambil kepercayaan rakyat," ujar Purbaya dalam arahannya.
Ia mengingatkan bahwa menjaga marwah Kementerian Keuangan adalah tugas berat yang memerlukan konsistensi. Menurutnya, satu kesalahan kecil dari oknum dapat merusak kerja keras ribuan pegawai lainnya yang sudah bekerja secara jujur.
"Membangun kepercayaan itu lama, mungkin sepanjang hidup kita bekerja di Kementerian Keuangan. Tapi rusaknya gampang saja. Satu orang yang menyimpang bisa merusak kerja ribuan orang," tegasnya.
Guna menjaga integritas institusi, Menkeu menyatakan tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas terhadap pegawai yang menyalahgunakan kewenangan. Ia berkomitmen untuk membersihkan institusi dari praktik-praktik yang merugikan negara.
Adapun langkah tegas yang disiapkan meliputi:
- Sanksi Disiplin Berat: Mulai dari mutasi ke wilayah terpencil.
- Pemberhentian: Penghentian secara tidak hormat sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan.
"Kepercayaan itu bukan dibangun lewat slogan atau acara seremonial, tapi lewat perilaku sehari-hari yang profesional, transparan, dan akuntabel," tambahnya.
Meski tantangan integritas membayangi, Purbaya mengaku optimistis bahwa target penerimaan pajak tahun ini masih dapat dicapai. Ia menitipkan pesan khusus kepada para pejabat yang baru dilantik karena mereka berada di garda terdepan pelayanan.
"Saudara memimpin unit di garis depan. Di situ wajib pajak datang, dunia usaha datang, dan di situ pula kepercayaan negara dipertaruhkan. Saya yakin dengan kepemimpinan yang lebih baik ke depan, target pajak kita bisa dicapai," pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews




