Warga Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar) mengaku kerap kebanjiran permukimannya usai hujan deras. Siang ini banjir masih terjadi usai hujan deras sejak pagi tadi.
"Banjir di Jalan Asia Baru dan di Jalan Patra, Duri Kepa. Iya selalu banjir setelah hujan deras," kata warga, Fety F, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan video yang dikirim Fety pukul 12.30 WIB, tampak air banjir tingginya lebih dari 30 sentimeter (cm). Pelajar SD yang pulang sekolah pun menerobos banjir yang masih tergenang.
Dia mengatakan banjir kerap terjadi di wilayah tersebut jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama. Banjir disebabkan drainase yang tidak dapat menampung debit air dari hujan deras.
"Iya selalu banjir setelah hujan deras. (Banjir disebabkan) got yang terlalu rendah dan kecil, nggak menampung air hujan yang turun," ucapnya.
Fety berharap saluran air (drainase) di permukiman direvitalisasi sehingga dapat mengalirkan air dengan baik. Dia berharap Sumber Daya Air (SDA) Jakarta mengeruk lumpur berkala.
"Harapannya agar Dinas SDA melakukan pengerukan sedimen lumpur di saluran mikro maupun makro secara rutin, bukan hanya saat musim hujan tiba," katanya.
(jbr/mei)





