Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss pada Kamis, 22 Januari 2026.
Satu hari jelang kegiatan, Prabowo telah tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss pada Rabu, 21 Januari 2026 malam. Prabowo langsung bertolak menuju hotel tempatnya menginap.
Sementara itu, di hotel tempatnya menginap, sejumlah diaspora tampak menyambut kedatangan Prabowo. Salah satu anak, bernama Tanaya Apriandi (7) bahkan memberikan bunga spesial untuk menyambut Prabowo.
"Oh terima kasih," kata Prabowo saat menerima bunga tanda penyambutan selamat datang dari Tanaya.
Beberapa diaspora lainnya juga turut menyambut hangat kedatangan Prabowo di Swiss.
"Selamat datang di Swiss, selamat datang Bapak," ucap salah satu diaspora.
"Terima kasih, terima kasih," kata Prabowo.
- Yeni Lestari/VIVA
"Horas, Pak!" kata diaspora yang lain.
"Horas, mejuah-juah," balas Prabowo
"Selamat datang Pak, saya dari pelajar Indonesia di Switzerland, Pak. Selamat datang," kata seorang pelajar Indonesia di Swiss
"Terima kasih," ucap Prabowo
"Sehat, Pak?" tanya seorang pelajar Indonesia
"Alhamdulillah," kata Prabowo.
Setelah bertegur sapa dengan para diaspora, Prabowo langsung memasuki lift menuju kamar hotel untuk beristirahat bersama dengan sang putra, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dan Sekretaris Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026. Di forum tersebut, Prabowo diagendakan menyampaikan pidato kunci.
Di laman resmi World Economic Forum, pidato khusus (special address) Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET).
Dalam acara tersebut, Prabowo juga dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.
"Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Minggu, 18 Januari 2026.




