Indonesia Setop Impor Solar pada 2026, Bahlil: Ada Surplus 1,4 Juta Kiloliter

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Jakarta

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia tidak lagi mengimpor solar di tahun 2026. Hal itu dikatakannya saat rapat kerja (raker) dengan Komisi XII DPR RI di Senayan, Jakarta.

Bahlil menjelaskan, penghentian impor solar dipicu oleh tambahan kapasitas kilang minyak dalam negeri, terutama setelah beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kalimantan Timur. 

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, Indonesia diperkirakan mengalami surplus BBM solar sekitar 1,4 juta kiloliter (kl).

"Oleh karena kita surplus 1,4 juta kilo liter, maka 2026 kita tidak lagi melakukan impor solar," kata Bahlil dalam rapat, Kamis, 22 Januari 2026.

Namun, untuk solar atau diesel dengan cetane number (CN) 51, lanjut Bahlil, pemerintah masih akan melakukan impor pada semester pertama 2026, meski volumenya terbatas sekitar 600.000 kl.

"Tetapi kalau C51, sekarang kita lagi mendesain mesinnya. Itu nanti di semester kedua baru tidak melakukan impor. Jadi semester I tetap C51 kita impor, tapi volumenya tidak banyak," tuturnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ada Sinyal Ketegangan AS-Eropa Mereda, Wall Street Ditutup Menguat
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus HGU di Lahan TNI AU Masuk Dua Jalur Hukum, Kejagung dan KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lama
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Dirut PLN Sebut Koperasi Merah Putih Bisa Dapat Rp 2 Juta Jualan Token Listrik
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kasatgas Tito Karnavian Dorong Percepatan Renovasi Sekolah Terdampak Banjir di Pidie Jaya
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Presiden Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Kerja Sama Maritim dan Pendidikan | JMP
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.