Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti, PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) optimistis akan menutup tahun buku 2025 dengan capaian positif, sejalan dengan target double digit yang telah ditetapkan perusahaan.
Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia Anthony P. Susilo menyampaikan sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan sejumlah pencapaian penting sesuai dengan rencana. Pencapaian itu termasuk kemitraan dengan developer terkemuka di Asia serta penyelesaian dua proyek utama, yakni Antasari Place di Jakarta dan perluasan 23 Paskal Shopping Center di Bandung.
Penjualan properti yang solid memberikan dorongan signifikan terhadap pendapatan. Sementara itu, hasil investasi turut memperkuat perolehan laba dan kinerja keuangan secara keseluruhan.
"Capaian tersebut tecermin pada kinerja keuangan kami, sehingga kami optimistis dapat menutup tahun buku 2025 dengan kinerja yang positif," paparnya dalam keterangan resmi, Kamis (22/1/2026).
Lebih terperinci, Paradise Indonesia melakukan joint venture dengan mitra strategis yakni pengembang properti terkemuka asal Jepang, Hankyu Hanshin Properties dalam pengembangan kawasan komersial di kompleks properti di Bali. INPP mencatat keuntungan investasi sebesar Rp500 miliar yang tercatat pada kuartal I/2025.
Selanjutnya pada paruh pertama 2025, INPP mencatatkan penjualan properti Antasari Place, dengan proses serah terima unit yang masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada 2026. Hingga September 2025, Paradise Indonesia berhasil menjual 80% dari total unit yang tersedia.
Selain itu, Antasari Place juga dilengkapi dengan fasilitas komersial (mal) dan serviced apartment yaitu Citadines Antasari Jakarta. Aset tersebut dinilai memperkuat ekosistem kawasan, sekaligus juga melengkapi pertumbuhan recurring income INPP dari sisi perhotelan dan komersial.
Pada September 2025, Paradise Indonesia meresmikan perluasan 23 Paskal Shopping Center seiring dengan meningkatnya permintaan dari tenant. Proyek itu menambah area komersial dengan luas lebih dari 6.600 m2 dan semakin memperkuat portofolio INPP.
Memasuki 2026, Anthony menyampaikan INPP memfokuskan strategi pada penguatan portofolio bisnis guna mendukung pertumbuhan jangka panjang. Langkah ini dijalankan secara terukur melalui pengembangan proyek di sejumlah wilayah strategis, termasuk pembangunan properti komersial di Semarang serta rencana penambahan portofolio di Balikpapan.
Di sisi lain, Paradise Indonesia terus mengoptimalkan kinerja operasional dan meningkatkan kualitas aset guna memperkuat fundamental bisnis, sekaligus menjaga porsi recurring income dari portofolio properti tetap stabil di kisaran 70%.
Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III/2025, Paradise Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 49,8% year-on-year (YoY) menjadi Rp1,31 triliun dengan peningkatan laba bersih mencapai Rp493,9 miliar.
Capaian kinerja tersebut terutama didorong oleh keuntungan investasi serta pertumbuhan signifikan segmen property sales, dan didukung oleh kontribusi positif dari segmen bisnis lainnya, yang mencerminkan solidnya fundamental bisnis perusahaan.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F22%2F5ad40ca5800c777c66fba17105ae9311-Screenshot_2026_01_22_152439.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5127398/original/065848400_1739171162-mufid-majnun-cM1aU42FnRg-unsplash.jpg)

