Grid.ID - Insanul Fahmi masih belum memenuhi syarat damai yang diajukan sang istri, Wardatina Mawa. Hampir seminggu berlalu, kuasa hukum pihak Insan akhirnya buka suara.
Kasus dugaan perzinaan yang menyeret nama Insanul Fahmi dan Inara Rusli memasuki babak baru. Meski ajakan damai sempat ditolak, Wardatina Mawa diketahui sempat mengajukan syarat damai.
Insan pun menyatakan kesiapannya untuk memenuhi syarat damai yang diajukan tersebut. Hal itu dilakukannya demi mengakhiri konflik rumah tangganya.
Alih-alih sekadar kata maaf, Mawa mengajukan dua tuntutan besar jika suaminya ingin laporan tersebut dicabut. Yakni permintaan maaf secara terbuka dan bukti pernikahan siri antara Insan dengan Inara.
Kendati sempat tertunda, tim kuasa hukum Insan menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki kendala untuk memenuhi syarat tersebut. Bukti pernikahan siri pun diklaim sudah berada di tangan mereka.
"Jadi ya saya tegaskan di sini, kalau masalah dua syarat ini, mungkin kita akan lakukan secepat mungkin ya. Mungkin kalau enggak hari ini, besok."
"Tapi nanti akan saya kabarin, akan saya informasikan kepada rekan-rekan media semua agar ini cepat dilakukan prosesnya," kata Tommy Tria Yunanto, dikutip dari Tribun Seleb.
"Enggak berlama-lama. Kita juga maunya cepat. Jadi nanti tinggal selanjutnya ya, untuk bisa dilakukan proses-proses lain demi untuk bisa menempuh mediasi ini," lanjutnya.
Tommy menambahkan bahwa keterlambatan selama ini murni karena kendala teknis waktu. Bukan karena kesulitan mengumpulkan bukti.
"Enggak ada (kesulitan), enggak ada. Semua bukannya kesulitan nyiapin, tapi memang waktunya," tegasnya.
"Insyaallah siap (buka suara ke publik). Iya, iya. (Syaratnya) ada dua. Yang pertama, permintaan maaf kepada keluarga. Yang kedua, bukti bahwasanya sudah menikah (dengan Inara). sudah-sudah (menyiapkan bukti)," tandasnya.
Sebagai informasi, Mawa mengajukan dua syarat jika Insan ingin memperbaiki keadaan. Syarat damai ini ia sampaikan dalam pertemuan keluarga yang belum lama ini digelar.
Syarat pertama, Insan wajib melakukan permintaan maaf secara terbuka di hadapan awak media. Menurut pihak Mawa, ini penting untuk membuktikan keseriusan penyesalan Insan agar suasana keluarga bisa kembali harmonis.
Sementara itu untuk syarat kedua, pihak Mawa menuntut Insan membeberkan secara gamblang dan detail bukti pernikahan sirinya dengan Inara Rusli. Di mana pernikahan siri ini dikabarkan terjadi pada 7 Agustus 2025 lalu.
"Kami sudah berkonsultasi dengan kuasa hukum Mawa dan rencananya akan kembali menggelar pertemuan pada Senin atau Selasa mendatang," jelas Tommy, dikutip dari Grid.ID, Kamis (15/1/2026).
"Nanti akan kami jelaskan, kapan sebenarnya pernikahan siri itu terjadi, siapa ustaz yang menikahkan dan bukti pendukung lainnya," tutupnya. (*)
Artikel Asli




