Hotel bekas markas salah satu pahlawan Indonesia, yaitu Jenderal Sudirman, akan segera hadir di Yogyakarta. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono.
Maya mengatakan bahwa InJourney akan segera meluncurkan hasil transformasi Grand Hotel De Djokja, sebagai hotel warisan yang berlokasi di Malioboro, Yogyakarta.
"Tahun ini kami akan meluncurkan Grand Hotel De Djokja. Ini adalah hotel heritage di Malioboro yang memang sangat ikonik," ujar Maya, seperti dikutip dari Antara.
Lebih lanjut, Maya mengungkapkan bahwa hotel ini dulunya merupakan markas Jenderal Sudirman, sehingga memiliki nilai sejarah yang aman tinggi sejak tahun 1911.
"Oleh karena itu, kami berupaya untuk mengembalikan suasana Grand Hotel De Djokja ke tahun 1911, seperti Hotel Raffles di Singapura. Ini usaha kami, InJOurney, untuk melestarikan budaya Indonesia," tambahnya.
Nantinya, Grand Hotel De Djokja direncanakan akan soft launching pada momen Lebaran yang diperkirakan jatuh di bulan Maret 2026.
"Peluncuran hotel ini diharapkan dapat menjadi ikon wisata baru pada 2026, selain melakukan transformasi terhadap bandara," pungkasnya.





