Pantau Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Siap Lanjutkan OMC hingga 27 Januari

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih berpeluang dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai dasar pelaksanaan OMC lanjutan.

“Iya. Kami terus pantau prediksi BMKG bila perlu sampai dengan tanggal 27 Januari. Untuk selanjutnya, kami menunggu arahan Bapak Gubernur,” ujar Isnawa, Kamis (22/1).

Baca juga : BMKG Gelar Modifikasi Cuaca Jakarta Januari 2026 Cegah Banjir

Isnawa menegaskan, OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.

Pada Kamis, 22 Januari 2026, BPBD DKI melaksanakan OMC melalui dua sorti penerbangan. Sorti pertama menggunakan pesawat CASSA 212 A-2105 dengan misi OMC hidrometeorologi DKI Jakarta. Pesawat lepas landas dari Halim Perdanakusuma pukul 12.06 WIB dan mendarat kembali pukul 14.12 WIB.

Dalam sorti pertama tersebut, penyemaian dilakukan di wilayah perairan Selat Sunda dengan ketinggian 8.000–12.000 kaki, radius 250–280 derajat dan jarak 90–110 nautical mile. Bahan semai yang digunakan berupa NaCl sebanyak 800 kilogram.

Baca juga : BMKG Minta Warga RI Siap Siaga, Operasi Jatuhkan Awan Hujan Digelar

Sementara itu, sorti kedua dilaksanakan pada sore hari dengan area semai di wilayah perbatasan Tangerang Selatan dan Jakarta. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000–7.000 kaki, dengan radius 210–300 derajat dan jarak 20–30 nautical mile. Pada sorti ini, digunakan bahan semai CAO sebanyak 800 kilogram.

BPBD DKI menilai pelaksanaan OMC menjadi bagian dari kesiapsiagaan terpadu menghadapi musim hujan, seiring peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG. Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan BMKG dan TNI AU, terus dilakukan agar langkah mitigasi berjalan efektif.

Pemprov DKI Jakarta memastikan seluruh upaya pengendalian risiko banjir dan dampak cuaca ekstrem akan disesuaikan dengan dinamika cuaca harian, sembari menunggu arahan lanjutan dari Gubernur DKI Jakarta. (Far/P-3)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sebelum Dipermalukan Juventus, Jose Mourinho Justru Sindir Michael Carrick hingga Alvaro Arbeloa Gara-Gara Hal Ini
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Waspada Storm Surge! Aktivitas Nelayan di Selatan Bali Harus Dihentikan, Ini Dampak Bahayanya
• 16 jam laludisway.id
thumb
Update Banjir Jakarta: 15 RT dan 20 Jalan Banjir, Ketinggian Hampir 1 Meter
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Setelah Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera, Apa Selanjutnya?
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Jakarta Utara Banjir, Jalan Kampung Bandan dan Pegangsaan Dua Tergenang
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.