Bisnis.com, JAKARTA - Beasiswa LPDP 2026 kembali membuka peluang bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang magister (S2) dan doktor (S3) dengan pembiayaan penuh dari negara.
Program strategis pemerintah ini menjadi salah satu skema pendanaan pendidikan paling diminati karena tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga mencakup biaya hidup, riset, hingga pengembangan kapasitas akademik.
Melalui Beasiswa LPDP, pemerintah berupaya mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki daya saing global serta mampu berkontribusi pada pembangunan nasional di berbagai sektor strategis.
Apa Itu Beasiswa LPDP?Beasiswa LPDP adalah program pendanaan pendidikan tinggi yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan. Program ini mendukung studi lanjutan warga negara Indonesia, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.
Beasiswa LPDP mencakup beberapa skema, seperti:
- Beasiswa Reguler
- Beasiswa Afirmasi
- Beasiswa Targeted
Setiap skema memiliki persyaratan dan mekanisme seleksi berbeda, namun seluruhnya berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Baca Juga
- Istilah yang Wajib Diketahui untuk Pejuang LPDP
- Pemerintah Bakal Beri Beasiswa S1 untuk 150.000 Guru
- Mulai 2026, Penerima Beasiswa LPDP akan Difokuskan Pilih Jurusan STEM
Jadwal pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 umumnya mengikuti pola seleksi pada tahun-tahun sebelumnya. LPDP secara konsisten menyelenggarakan seleksi dalam dua tahap setiap tahun. Tahap pertama biasanya dibuka pada periode Januari hingga Februari, sementara tahap kedua berlangsung pada rentang Juni hingga Juli.
Apakah Beasiswa LPDP Bisa untuk S1?Beasiswa LPDP pada umumnya difokuskan pada jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Mengutip laman resmi lpdp.kemenkeu.go.id, program LPDP mensyaratkan pelamar telah menyelesaikan studi Sarjana (S1) atau Diploma IV (D4) untuk dapat mendaftar program magister, serta menyelesaikan Magister (S2) untuk program doktoral.
Dalam konteks ini, LPDP tidak secara langsung membuka beasiswa untuk program S1 penuh. Skema Beasiswa LPDP untuk S1 biasanya bersifat khusus dan terbatas, seperti Beasiswa Afirmasi atau program prioritas tertentu yang ditujukan bagi kelompok sasaran tertentu.
Syarat Umum Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026Untuk dapat mengikuti Beasiswa LPDP, calon pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan oleh LPDP. Berikut persyaratan umum Beasiswa LPDP berdasarkan ketentuan resmi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Telah menyelesaikan jenjang pendidikan yang relevan dengan program yang dilamar (misalnya S1 untuk magister).
- Tidak sedang terdaftar dalam program pendidikan yang sama saat mendaftar.
- Memenuhi persyaratan usia sesuai program pendidikan.
- Melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris seperti sertifikat TOEFL, IELTS, atau PTE sesuai skor minimum yang ditetapkan.
Surat Rekomendasi LPDP: Dari Siapa dan Bagaimana Ketentuannya?
Surat rekomendasi merupakan salah satu dokumen wajib yang harus dilampirkan dalam pendaftaran Beasiswa LPDP. Berdasarkan ketentuan LPDP, surat rekomendasi diterbitkan paling lama satu tahun sebelum pendaftaran dan dapat diberikan oleh tokoh masyarakat, akademisi, atau pihak profesional yang relevan dengan latar belakang pelamar.
Dalam proses pendaftaran, LPDP menyediakan dua bentuk surat rekomendasi, yaitu:
- Surat Rekomendasi Online (Online Form)
Diisi langsung oleh pemberi rekomendasi melalui sistem pendaftaran LPDP berdasarkan data pelamar, kemudian dikirimkan secara daring ke LPDP. - Surat Rekomendasi Offline (Offline Form)
Berupa dokumen tertulis yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, lalu diunggah oleh pelamar ke portal pendaftaran LPDP.
Khusus bagi pelamar yang berstatus pegawai negeri, seperti PNS, TNI, atau POLRI, umumnya diwajibkan melampirkan surat usulan atau rekomendasi resmi yang ditandatangani oleh pejabat berwenang di lingkungan instansi masing-masing sebagai bagian dari persyaratan tambahan.
Tes LPDP: Rangkaian SeleksiProses seleksi Beasiswa LPDP melibatkan beberapa tahapan dengan fokus evaluasi administratif dan kompetensi pelamar. Berikut tahapan yang umumnya berlaku:
- Seleksi Administrasi – Pemeriksaan dokumen yang diunggah pelamar, termasuk sertifikat, surat rekomendasi, dan persyaratan lainnya.
- Seleksi Bakat Skolastik – Ujian tertulis yang mengukur kemampuan akademik dasar. Pada kampanye tertentu seleksi ini diperlukan terutama jika pelamar tidak memiliki LoA atau dokumen persayaratan yang memadai.
- Seleksi Substansi / Wawancara – Wawancara yang menilai motivasi, tujuan studi, rencana kontribusi, serta kesiapan akademik pelamar untuk menyelesaikan studi.
Selain itu, ujian kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS tidak selalu menjadi bagian seleksi LPDP secara langsung, tetapi sertifikatnya wajib dilampirkan saat pendaftaran sebagai bukti kemampuan bahasa sesuai standar minimal yang telah ditetapkan LPDP untuk setiap program studi.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481164/original/010254900_1769079314-30620.jpg)

