Prabowo Hadiri Pembentukan Dewan Perdamaian Bentukan Trump di Swiss

kumparan.com
14 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden AS, Donald Trump. Acara tersebut berlangsung di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1) siang waktu setempat.

Tampak Prabowo mengenakan setelan jas dengan dasi biru dan peci hitam di kepalanya. Prabowo berada di jajaran kepala negara lain yang tergabung dalam organisasi tersebut.

"Ya, ini adalah hari yang sangat menggembirakan. Sudah lama dipersiapkan. Dan banyak negara baru saja menerima pemberitahuan mereka, dan semua orang ingin menjadi bagian dari ini," kata Trump membuka acara dikutip dari YouTube White House, Kamis (22/1).

Trump mengapresiasi kepada para pihak yang ikut berpartisipasi dalam organisasi perdamaian ini.

"Sekarang kita mengadakan salah satu pertemuan terpenting dari semuanya, pembentukan resmi dari apa yang dikenal sebagai Dewan Perdamaian," ucap dia.

Prabowo saat ini memang tengah melakukan kunjungan kerja ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkap alasan bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian yang dipimpin Trump.

Prasetyo menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto memiliki tujuan agar perdamaian di antara Israel dan Palestina bisa segera tercapai.

"Kalau secara kehendak, ya tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung karena yang penting kan tujuannya. Tujuannya adalah mempercepat proses perdamaian di Gaza," kata Prasetyo kepada wartawan, Kamis (22/1).

Indonesia bersama 7 negara Islam atau mayoritas muslim sepakat menerima undangan Trump untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

Keputusan itu tertuang dalam pernyataan bersama Menlu RI dengan menlu negara lainnya yakni Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Saat ini, sejumlah pemimpin negara, termasuk Presiden Prabowo, sedang menghadiri World Economic Forum (WEF). WEF merupakan wadah pertemuan bagi para pemimpin paling berpengaruh di dunia untuk membahas tantangan global.

Selain Indonesia dan 7 negara Islam itu, sejumlah negara telah memutuskan bergabung Dewan Perdamaian bentukan Trump seperti Israel, Vietnam, Hungaria, Argentina, Maroko, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

Dikabarkan ada 60-an negara yang diundang Trump untuk bergabung. Namun, untuk saat ini China dan negara-negara Uni Eropa mengabaikan tawaran Trump.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Instruksikan Jajarannya Buat Grand Design Atasi Banjir Jawa
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Pelni Siapkan Layanan Angkutan Laut Lebaran 2026 Berdasarkan Evaluasi Nataru
• 6 jam lalupantau.com
thumb
BPBD Catat 1 RT dan 8 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir, Berikut Lokasinya
• 21 jam lalukompas.com
thumb
UI salurkan beasiswa dana abadi kepada 159 mahasiswa
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Melihat Kilau Emas Trofi Piala Dunia FIFA World Cup 2026 Mejeng di Jakarta
• 14 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.