Liputan6.com, Jakarta - Suasana Rapat Kerja Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (21/1/2026) memanas saat Ketua Komisi VII, Saleh Partaonan Daulay, mencecar Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.
Mulanya, Menpar membeberkan ratusan penghargaan kementeriannya sepanjang 2025.
Advertisement
"Pertama-tama izinkan saya membawa kabar baik. Pariwisata Indonesia menorehkan beragam penghargaan pada tahun 2025. Baru-baru ini juga Bali dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor," ujar Widiyanti dalam rapat seperti dilansir Youtube TV Parlemen, Kamis (22/1/2026).
Saleh lantas meminta penjelasan lisan apa saja dampak nyata berbagai penghargaan dan program Kemenpar bagi rakyat.
Menurut Saleh, Menpar harus bisa menjelaskan langsung terkait pendalaman materi dalam rapat, bukannya menjawab pertanyaan secara tertulis seperti selama ini.
"Bu Menteri, kalau enggak mau rapat ya jangan jadi menteri juga. Kita juga kalau anggota DPR enggak mau rapat ya jangan jadi anggota DPR juga dong. Benar enggak? Kan ini konsekuensi daripada tugas konstitusional," kata Saleh.
Saleh mengingatkan rapat bukanlah pilihan, melainkan mandat undang-undang bagi pejabat negara.




