Aruma tengah memasuki fase penting dalam hidupnya. Bukan hanya soal perjalanan karier, tetapi juga proses membangun diri secara fisik, mental, dan emosional.
Aruma memilih untuk melangkah mandiri dengan tinggal sendiri. Ia mengaku memiliki apartemen atas nama sendiri dan mengurus seluruh kebutuhan hidupnya tanpa bantuan orang lain. Semua dilakukan sendiri sebagai bagian dari proses pendewasaan diri.
“Jujur, sekarang aku lagi fokus merapikan hal-hal yang dulu enggak sempat aku maintain waktu kuliah dan kerja. Aku tinggal sendiri, punya apartemen atas nama sendiri ngurus semuanya sendiri juga dari menata barang, masak, laundry, sampai rutin bersihin apartemen,” ujar Aruma.
Bagi Aruma, hidup mandiri bukan soal pembuktian diri kepada siapa pun. Ia memandangnya sebagai pengalaman berharga untuk membentuk karakter dan memahami kehidupan apa adanya.
Aruma kini juga mulai memberi perhatian lebih pada dirinya. Jika sebelumnya ia kerap mengabaikan kesehatan diri karena kesibukan, kini ia mulai rajin merawat diri.
“Dari situ aku jadi punya lebih banyak waktu buat diri sendiri. Sekarang jadi lebih concern mulai dari hair care, body care, rutin minum vitamin, lebih rajin olahraga, dan belajar hidup lebih mindful,” sambungnya.
Fase yang dijalani Aruma saat ini bukan sekadar soal perubahan penampilan dari luar. Ia menyebutnya sebagai proses healing yang sesungguhnya untuk belajar memahami, menerima, dan mencintai diri secara utuh, tanpa tekanan untuk terlihat sempurna.
“Pelan-pelan aku lagi belajar mencintai diri sendiri sepenuhnya,” tutup Aruma.



