Penulis: Muhammad Ridwan
TVRINews - Jakarta, Indonesia
Indonesia menjadi satu dari tiga negara Asia Tenggara yang mendapat kesempatan disinggahi tur prestisius ini, bersama Malaysia dan Thailand.
Pemain Timnas Putri Indonesia, Zahra Muzdalifah, menyambut dengan antusias kehadiran Tur Trofi Piala Dunia FIFA oleh Coca-Cola yang singgah di Jakarta, Kamis (22/1). Momen ini menjadi pembuka euforia jelang Piala Dunia 2026 sekaligus pengalaman langka bagi publik sepak bola nasional.
Trofi Piala Dunia dipamerkan di Jakarta International Convention Center (JICC). Sejak siang, area pameran dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari penggemar sepak bola, komunitas, hingga atlet. Kesempatan melihat langsung trofi ikonik ini menjadi daya tarik utama acara tersebut.
Indonesia tercatat sebagai satu dari tiga negara Asia Tenggara yang disinggahi tur prestisius ini, bersama Malaysia dan Thailand. Kehadiran Jakarta dalam rute tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar dan basis penggemar sepak bola yang besar di kawasan.
Secara global, Tur Trofi Piala Dunia FIFA oleh Coca-Cola dijadwalkan mengunjungi 30 Asosiasi Anggota FIFA. Total perjalanan mencakup 75 lokasi berbeda selama lebih dari 150 hari, menjadikannya salah satu rangkaian promosi Piala Dunia paling masif dalam sejarah.
Zahra menilai kehadiran trofi paling bergengsi di sepak bola dunia ini memiliki makna lebih dari sekadar pameran. Menurutnya, melihat trofi secara langsung mampu menumbuhkan mimpi, harapan, dan motivasi, baik bagi pemain maupun penggemar sepak bola Tanah Air.
“Sebenarnya itu hal yang baik, karena dengan melihat trofi tersebut, akhirnya muncul mimpi dan juga rasa semangat untuk bisa membawa trofi itu ke Indonesia suatu hari nanti. Jadi ini hal yang baik untuk kita semua, terutama untuk para pencinta sepak bola dan juga para pemain yang bisa melihat langsung trofi tersebut,” kata Zahra.
Dalam rangkaian acara Asia Tenggara, FIFA turut menggandeng legenda sepak bola Brasil, Gilberto Silva. Kehadiran mantan juara Piala Dunia itu menambah daya tarik tur, sekaligus menghadirkan inspirasi langsung dari figur yang pernah merasakan puncak kejayaan sepak bola dunia.
Pameran ini juga menandai kembalinya Trofi Piala Dunia ke Indonesia setelah terakhir kali hadir pada 2014. Momentum tersebut diharapkan dapat kembali membangkitkan antusiasme publik serta memperkuat kedekatan masyarakat dengan sepak bola nasional.
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli. Turnamen ini diikuti 48 negara, menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah, sekaligus panggung baru bagi mimpi besar sepak bola dunia, termasuk Indonesia.
Editor: Muhammad Ridwan




