Jakarta, VIVA – Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pringsewu Jaya Sejahtera (Perseroda) secara resmi berkolaborasi dengan dengan Mbizmarket, Mitra Resmi Lokapasar LKPP RI, sebagai langkah memperkuat digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kolaborasi ini dalam upaya Pemkab Pringsewu membangun ekosistem pengadaan yang lebih modern, transparan, dan efisien.
Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, menegaskan, pengadaan melalui lokapasar menciptakan proses yang lebih cepat, terdokumentasi, dan dapat diawasi secara menyeluruh. Sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pemkab Kotawaringin Timur berkomitmen menghadirkan tata kelola pengadaan yang bersih, modern, dan berorientasi pada pelayanan. Digitalisasi pengadaan adalah fondasi penting untuk kemakmuran daerah, sehingga dapat terbentuknya Pringsewu Makmur (Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius)” ujar Riyanto Pamungkas dikutip dari keterangannya, Kamis, 22 Januari 2026.
Direktur PT Pringsewu Jaya Sejahtera, Dwi Pribadi, menyatakan bahwa BUMD siap mendukung penuh agenda digitalisasi pemerintah daerah. Ia juga menjelaskan kolaborasi bersama Mbizmarket yang diberi nama e-Mit Pekan Pringsewu ini memiliki filosofi untuk memajukan Kabupaten Pringsewu melalui transformasi pengadaan digital barang dan jasa.
Dwi menambahkan bahwa PT Pringsewu Jaya Sejahtera menaruh harapan besar terhadap kerja sama pengelolaan Lokapasar Mbizmarket ini, karena dapat membuka peluang peningkatan pendapatan perusahaan, yang pada akhirnya memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Pringsewu.
“Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan pendapatan usaha perusahaan dan menjadi bagian dari kontribusi BUMD untuk pembangunan daerah. Kami ingin memastikan kualitas dan layanan PT Pringsewu Jaya Sejahtera hadir bagi masyarakat Pringsewu,” ujar Dwi Pribadi.
Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Setda Pemkab Pringsewu, Nova Dwi Wibowo, Bagian Pengadaan Barang dan jasa akan segera menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi PPK dan pihak terkait guna menghindari kendala teknis, disertai evaluasi berkala pemanfaatan platform.
“Sebagai penguatan implementasi, Pemkab Pringsewu juga menyiapkan tiga pilar strategi, pembentukan helpdesk untuk menangani kendala sistem, serta kerja sama dengan Dinas Koperindag Pringsewu untuk melakukan jemput bola mengenalkan Mbizmarket kepada para UMKM”, ujarnya.



