jpnn.com - Kotak hitam pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, ditemukan prajurit TNI AD yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan, Rabu (21/1/2025).
Dijelaskan bahwa kotak hitam tu ditemukan setelah sebelumnya tim SAR melakukan pencarian selama lima hari.
BACA JUGA: Satu Jenazah Korban Pesawat ATR Teridentifikasi
"Kotak hitam ditemukan setelah pencarian intensif di medan ekstrem berupa tebing terjal, hutan lebat, serta cuaca yang berubah cepat dan kerap diselimuti kabut," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta.
DOnny mengatakan penemuan itu bermula ketika tim dari Yonif 700/WYC serta tim reaksi cepat PT. Tonasa dan Basarnas menyisir bagian ekor pesawat untuk memastikan kotak hitam yang ditemukan terdiri dari dua unit benda, yakni berwarna oranye dan berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
BACA JUGA: Ada Anak Menganiaya Ibu Kandung di Kediri, Astaga
Perangkat tersebut selanjutnya diamankan untuk diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk diinvestigasi lebih lanjut.
Penemuan kotak hitam ini menjadi perkembangan signifikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan pesawat ATR 42-500.
BACA JUGA: Bantahan Dian Sandi soal Ijazah Jokowi Ada 6 Versi
Walakin, penemuan kotak hitam ini tidak serta merta menghentikan kerja personel TNI AD di lapangan hingga saat ini.
"Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian dan evakuasi korban lainnya dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel," kata dia. (ant/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam



