FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hujan deras yang mengguyur ibu kota Jakarta sejak pagi pada Kamis (22/1) mengakibatkan sejumlah wilahah dikepung banjir. Selain menggenangi permukiman warga, banjir juga merendam sejumlah ruas jalan utama.
Khusus pada ruas jalan itu, akibat genangan air yang cukup tinggi itu, kemacetan lalu lintas tidak terelakkan. Bahkan beberapa kendaraan terpaksa mogok dan tidak sanggup untuk menerobos banjir tersebut.
Salah satu lokasi terdampak paling serius adalah Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur. Banjir setinggi 70 cm di wilayah ini membuat arus lalu lintas nyaris lumpuh total.
Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air setinggi 60-70 cm menutupi lajur arah utara Jalan DI Panjaitan, tepatnya di depan kompleks gedung tinggi seberang Halte Transjakarta Simpang Cawang. Kondisi ini memaksa penyempitan jalur dari lima lajur menjadi hanya tiga lajur yang bisa dilalui.
Kemacetan panjang tak terhindarkan. Petugas gabungan dari kepolisian hingga Satpol PP sibuk mengatur arus kendaraan yang semrawut. Tak jarang, petugas harus turun tangan mendorong motor warga yang mogok akibat nekat menerjang banjir.
Armada Transjakarta, termasuk bus rute 4K (Kejaksaan Agung-Pulogadung), turut terjebak di jalur tersebut. Untuk mengantisipasi mobil mogok, satu unit mobil derek Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah disiagakan di lokasi.
Secara keseluruhan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dampak signifikan akibat cuaca ekstrem ini. Berdasarkan data hingga pukul 15.00 WIB, banjir telah merambah ke pemukiman dan jalan protokol.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 45 RT dan 22 ruas jalan tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, Kamis (22/1).
Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat menjadi daerah dengan dampak terparah. Di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, sebanyak 26 RT terendam air, sementara di Sukabumi Selatan, Jakarta Barat, ketinggian air bahkan mencapai 90 cm.
Daftar Jalan Utama yang Terendam Banjir
Selain pemukiman, akses transportasi di 22 ruas jalan juga terganggu. Berikut beberapa titik jalan yang tergenang cukup tinggi:
- Jl. Gaya Motor 2, Jakarta Utara: 50 cm
- Jl. Pondok Karya Komplek, Jakarta Selatan: 50 cm
- Jl. Letjend Suprapto, Jakarta Pusat: 40 cm
- Jl. Kapuk Bongkaran, Jakarta Barat: 35 cm
- Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur: 70 cm
Menanggapi situasi ini, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan tim gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, hingga Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air secara masif.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” jelas Yohan.
Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat, Pemprov DKI menyediakan layanan call center gratis 24 jam melalui nomor 112. (fajar)



