UNOSO Gelar Wisuda Ke-2, OSO Minta Wisudawan Terus Menambah Pengalaman & Ilmu Pengetahuan

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Universitas OSO atau UNOSO menggelar wisuda ke-2 di Pontianak Convention Center (PCC), Kalimantan Barat, Kamis (22/1). Wisuda ke-2 UNOSO itu berlangsung khidmat dan dihadiri langsung Pembina Yayasan Pendidikan OSO. Dr. H. Oesman Sapta Odang dan istri, Serviati Oesman, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, serta akademisi Rocky Gerung. 

Hadir pula Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto, Rektor UNOSO Yarlina Yacoub,  Rektor Untan Garuda Wiko,  mantan Kepala Pelaksana Harian BNN Komjen (Purn) Gories Mere, serta sejumlah wali kota/bupati, serta forkopimda Kalbar.

BACA JUGA: Yarlina Yacoub Gantikan Dede Suratman jadi Rektor UNOSO, Pak OSO Beri Pesan Begini

Dalam sambutannya, Oesman Sapta Odang berharap para wisudawan/wisudawati serta mahasiswa UNOSO agar bisa orang yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, khususnya masyarakat daerah. Mantan ketua DPD RI itu menegaskan bahwa mahasiswa harus berpihak pada kebenaran. “Kepada para lulusan UNOSO, teruslah bermanfaat untuk sesama, untuk daerah maju," katanya.

Pihaknya berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat karena telah diterima dan diizinkan turut membangun pendidikan di wilayah ini. OSO pun menekankan pentingnya sistem pendidikan dan pengalaman.

BACA JUGA: OSO Lantik DPD Hanura Kalbar: Kita Ini Partai Petarung, Bukan Parpol yang Bisa Dibeli

Menurut OSO, selain menimba ilmu melalui pendidikan serta buku, pengalaman pun sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan mencapai keberhasilan. Menurut dia, sistem pendidikan dan pengalaman sama-sama penting dan sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kata OSO, pendidikan sangat penting, tetapi mahasiswa juga harus menempa diri dengan menambah pengalaman.

“Anda harus berpikir yang tajam tentang bagaimana membangun sistem yang anda pelajari itu. Untuk itu, anda tidak hanya harus baca buku untuk lulus, tetapi anda harus mencari pengalaman yang bisa menambah ilmu anda,” katanya.

BACA JUGA: OSO Kembali Jabat Ketum KKI yang Punya 9,5 Juta Anggota

Lebih lanjut mantan wakil ketua MPR RI itu mengatakan bahwa UNOSO yang dibangunnya ini memang tidak besar. Sebab, pihaknya memang tidak mengejar jumlah, melainkan kualitas mumpuni.

OSO mengatakan bahwa meskipun hanya mewisuda 50 sampai 100 orang saja, tetapi kualitasnya mumpuni dan tidak diragukan. “Saya mau 50 sampai 100 orang saja tetapi berkualitas. UNOSO harus membangun kualitas yang berasal dari Kalbar,” kata OSO.

"Saya ditempa pengalaman. Saya kali menjadi wakil ketua MPR, dan satu kali ketua DPD RI. Anak-anaku yang akan diwisuda, berpikir panjanglah bangun sistem yang anda pelajari, jangan hanya baca buku. Cari pengalaman, temukan terus sesuatu yang baru," pesannya lagi.

Mahfud Tekankan Integritas

Adapun Mahfud MD dalam orasi ilmiahnya mengucapkan selamat kepada UNOSO yang dalam waktu enam tahun sudah melakukan dua kali wisuda secara resmi.

"Sangat produktif menyediakan kaum terdidik dengan idealisme yang siap membangun bangsa. Selamat UNOSO telah mengantar Indonesia ke depan yang lebih baik," ucap Mahfud.

Menurut Mahfud, setelah lulus dari laboratorium akademis, maka para wisudawan/wisudawati akan masuk ke dalam laboratorium kehidupan. Dia mengingatkan apabila gagal di laboratorium akademis, masih bisa diperbaiki. Namun, kalau gagal di dalam laboratorium masyarakat, maka tidak akan bisa diperbaiki.

“Tergantung  kerusakan yang membuat anda gagal itu dalam laboratorium masyarakat, kalau rusaknya sedikit tetap menjadi noda, kalau besar ya menjadi besar. Oleh sebab itu, banyak orang hebat secara akdemik, tetapi gagal di laboratorium kehidupan. Bukan hanya tidak berperan dalam masyarakat, bahkan kadang merusak kehidupan di dalam masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, mantan menko polhukam ini menekankan bahwa yang harus dilakukan agar sukses dalam laboratirum kehidupan ialah membangun integritas diri, bukan hanya mengandalkan ijazah saja.

“Kadang kala kalau hanya mengandalkan ijazah, orang bisa cari ijazah dengan cara tidak benar. Oleh sebab itu, yang terpenting adalah integritas.  Integritas itu kejujuran, sikap untuk melaksanakan tugas engan baik sesuai dengan apa yang diucapkan, dirpikirkan, kemudian dilaksandakan dalam tindakan,” katanya.

Dia pun menjelaskan integritas dikaitkan dengan pendidikan ialah bertemunya antara intelektual dengan moralitas. Meskipun, ujar Mahfud, dalam beberapa konsep intelektualitas itu bagian dari moralitas, dan moralitas itu juga bagian dari intelektualitas. “Akan tetapi, dalam beberapa praktiknya orang itu membedakan antara intelektualitas itu otak, sedangkan moralitas itu watak. Di situ ketemu integritas,” ungkapnya.

Tambah Prodi

Rektor UNOSO Dr. Yarlina Yacoub mengucapkan selamat kepada para wisudawan-/wisudawati. Menurut Yarlina, titik ini merupakan tonggak awal untuk berkembang di dunia luar.  "Hari ini, kami meluluskan 46 wisudawan, yakni 32 dari Prodi Manajemen, 13 dari Prodi Hukum, dan 1 Prodi IPA dan Kelautan," kata Yarlina.

Dia mengatakan bahwa para wisudawan/wisudawati ini ialah mahasiswa angkatan pertama dan kedua. Yarlina menyebut pada 2020 di UNOSO berdiri tiga prodi, yakni ilmu manajemen, hukum, dan kelautan. Lalu, pada 2024, UNOSO menambah dua prodi, yakni kimia dan biologi. Di 2026, UNOSO kembali menambah tiga prodi, yakni sistem teknologi informasi, bisnis digital, administrasi rumah sakit.

"Total sudah delapan prodi. Semoga tahun berikutnya bertambah sesuai dengan kebutuhan daerah dan dunia kerja," ujarnya.

Meskipun usia UNOSO terbilang muda, kata Yarlina, pihaknya berupaya terus berproses mengawal pendidikan yang berkualias. Banyak sudah prestasi mahasiswa maupun dosen UNOSO.

Pihaknya juga berkomitmen masuk ke level internasional. Salah satunya sudah bekerja sama dengan Unimas Malaysia dan mengundang dosen tamu dari berbagai uniersitas luar negeri.

"Kami siapkan lulusan terbaik agar bisa bersaing. Terima kasih Pak OSO atas perhatiannya terhadap pendidikan dan peningkatan SDM daerah," ujarnya.

Kolaborasi

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan berharap para wisudawan turut membangun dan bermanfaat bagi daerah. Gubernur mengapresiasi UNOSO yang turut mencetak kualitas sumber daya manusia Kalbar.

"UNOSO harus berkolaborasi dengan dunia usaha dan industri, agar tercipta SDM berkualitas yang siap masuk dunia kerja, jadi pemimpin, berkarya, yang turut bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah," kata Ria Norsan. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
RUU MHA Akan Atur Pengakuan hingga Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir di Jakarta Meluas, 12 RT dan 17 Ruas Jalan Digenangi Air
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Sahroni Benarkan Rusdi Masse Mundur dari NasDem!
• 1 jam laluidntimes.com
thumb
Kisah Pendiri Elzatta, Sosok di Balik Kesuksesan Brand Fashion Muslim Sejak 2012
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Pejahat Sadis Rumania Kabur ke Bali, Nikahi WNI Hidup dari Gaji Istri
• 8 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.