Brand Elzatta berada dalam naungan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), perusahaan terbuka yang melantai di bursa sejak 2022.
IDXChannel—Kisah inspiratif pendiri Elzatta, salah satu brand fashion mulsim populer di Indonesia, menarik untuk diulas. Brand ini didirikan pada 2012 oleh Elidawati Ali Oemar dan masih bertahan hingga saat ini.
Brand Elzatta berada dalam naungan PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), perusahaan terbuka yang melantai di bursa sejak 2022. Selain Elzatta, perusahaan ini juga meluncurkan brand Dauky untuk menyasar segmen konsumen dari kalangan anak muda.
Elidawati, Sukaesih, Henda Roshenda, dan Eva Hanura mendirikan perusahaan tersebut pada 2012. Namun Elidawati telah melakoni bisnis fashion muslim sejak 1980-an, saat penggunaan hijab belum populer di Indonesia.
Mengutip Musliman Daily (22/1/2026), pada 1989 Elidawati meniti kariernya sebagai sales manager di perusahaan ritel busana muslim. Sejak saat itu Elidawati rajin mengikuti pagelaran busana muslim.
Pada masa itu, pemberitaan busana muslim umumnya tersiar pada bulan Ramadan. Menurut Link UMKM, saat itu Elidawati melakukan pemasaran dengan membawa busana muslim ke pengajian dan bazar.
Oleh sebab pengguna hijab belum banyak, segmen konsumen yang disasarnya saat itu juga terbatas. Elidawati juga menggelar fashion show yang menampilkan koleksi busana muslim terbaru, dengan tamu yang mayoritas berasal dari media massa.
Setelah satu dekade berkecimpung di dunia fashion muslim, barulah dia mendirikan brand Elzatta bersama rekan-rekannya pada 2012. Saat itu pengguna hijab mulai bertambah, banyak brand fashion muslim bermunculan.
Dia juga menjalin kerja sama dengan sinetron Tukang Bubur Naik Haji, promosi ini makin melambungkan merek Elzatta dan membuatnya makin populer di kalangan muslimah. Selain itu, Elidawati juga bekerja sama dengan beragam acara sebagai sponsor untuk memasarkan brand-nya.
Brand fashion yang membidik pangsa konsumen kelas menengah ini memperluas jangkauan pemasarannya dengan mendirikan toko-toko di kota dan kabupaten. Pada 2015, Elzatta membuka superstore pertamanya di Tegal.
Lalu lima tahun kemudian, Elzatta berhasil membuka 64 toko di seluruh Indonesia. Sampai dengan 2024, total toko Elzatta mencapai 100 lebih. Separuh di antaranya milik perusahaan dan sisanya milik mitra.
Setelah dua dekade lebih terjun di dunia fashion muslim, Elidawati sukses merintis dan melambungkan Elzatta, lalu mempertahankan brand tersebut di tengah gempuran fashion setelah platform e-commerce menjamur.
Elidawati menerima beragam penghargaan sebagai wanita inspiratif. Salah satunya dari Enrst & Young pada 2016 dan 2018 sebagai Entrepreneurial Winning Woman, juga dari Bank Indonesia pada 2018 sebagai Tokoh Penggiat Ekonomi Syariah.
Itulah ulasan singkat tentang kisah inspiratif pendiri Elzatta.
(Nadya Kurnia)



