JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemerintah sedang membangun dan memodernisasi 100 kampung nelayan di sejumlah daerah, yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
“Kalau berkenaan dengan masalah kampung nelayan, jadi kita sedang membangun kurang lebih 100 kampung nelayan di seluruh wilayah tanah air, yang mungkin dalam waktu dekat ini juga sudah selesai,” tuturnya, dipantau dari Breaking News Kompas TV.
“Nah, kita harapkan kampung-kampung nelayan ini memang kita modernisasi ya, yang biasanya selama ini belum memiliki dermaga, kita buat dermaga,” tambahnya.
Baca Juga: Isu Kapal Asing Picu Aksi Unjuk Rasa Nelayan di Monas, 2.154 Personel Polisi Dikerahkan
Dia mengatakan pemerintah bakal melengkapi kampung-kampung nelayan tersebut dengan cold storage dan kapal. Tujuannya, untuk meningkatkan pendapatan para nelayan sekaligus meningkatkan asupan protein masyarakat dari ikan.
“Yang nanti ini bisa dikelola di dalam bentuk Koperasi-Koperasi Desa Merah Putih khusus di kampung-kampung nelayan begitu,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga menjawab pertanyaan tentang komitmen investasi dari Inggris sebesar Rp90 triliun.
Menurut dia, salah satu bentuknya berupa kerja sama dalam bidang kemaritiman, yakni pembuatan kapal penangkap ikan.
“Salah satunya adalah kerja sama di bidang maritim, yaitu pembuatan kapal-kapal tangkap ikan ya, kurang lebih jumlahnya kalau kita bicara unit kurang lebih 1.500 kapal,” jelasnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- menteri sekretaris negara
- mensesneg
- prasetyo hadi
- kampung nelayan
- pembangunan kampug nelayan
- modernisasi kampung nelayan




