Indonesia-Inggris Komitmen Garap Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan, Bisa Serap 600 Ribu Tenaga Kerja

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Proyek pembangunan kapal ini diprediksi bisa menyerap 600.000 tenaga kerja di dalam negeri.

Indonesia-Inggris Komitmen Garap Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan, Bisa Serap 600 Ribu Tenaga Kerja

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer menyepakati kerja sama di bidang maritim. Kerja sama itu berupa proyek pembangunan kapal tangkap ikan bagi nelayan Indonesia. 

“Kerja sama pembangunan 1.582 kapal nelayan,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di London, Inggris, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga:
PGN Lakukan Uji Coba Konversi BBG Gasku ke Mesin Kapal Nelayan 

Teddy menjelaskan proyek pembangunan kapal ini diprediksi bisa menyerap 600.000 tenaga kerja di dalam negeri.

Rinciannya, 30.000 orang awak kapal, 400.000 orang pekerja produksi, dan 170.000 orang yang akan merasakan multiplier effect (efek pengganda) dari aktivitas ini.

Baca Juga:
PGN Optimalisasi Gas Bumi untuk Transportasi Darat dan Kapal Nelayan

“Yang menarik begini, kapal ini menurut Menteri Kelautan Perikanan akan memperkerjakan sekitar 600.000 orang. Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” kata dia.

Dia menambahkan Inggris juga berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia sebesar £4 miliar atau sekitar Rp90 triliun.

Baca Juga:
Kunjungi Inggris, Prabowo Jajaki Kerja Sama Produksi Kapal Nelayan hingga Konservasi Gajah

“Ada komitmen investasi sebesar £4 miliar, itu sekitar Rp90 triliun,” katanya.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Inggris sudah terjalin sejak Desember 1949 atau lebih dari tujuh dekade. Selama itu, hubungan dirawat dengan perjanjian hingga kepentingan strategis.

Adapun Prabowo bertemu dengan PM Starmer pada Selasa (20/1/2026) di kantor Perdana Menteri Inggris, Downing Street Nomor 10, London.

Mereka membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia-Inggris, termasuk kerja sama ekonomi, pembangunan manusia, pertahanan dan politik luar negeri, ekonomi biru, serta transisi energi.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Resmi Gabung Koalisi Global Pasar Karbon
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Cerita Hakim Anwar Usman Sering Bolos Sidang MK karena Sakit: Saya Tak Pernah Check-Up
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Prabowo Ungkap Manfaat Ekonomi MBG: 61 Ribu UMKM, Jutaan Tenaga Kerja
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ribuan Pelajar Sidrap Ubah Jalur Beton 3 Km Jadi Kanvas Raksasa
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Apa Keuntungan Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump? Istana Buka Suara
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.