JAKARTA, DISWAY.ID-- Intesitas hujan yang tinggi di Jakarta membuat Pasar Cipulir terendam banjir hingga setinggi 20 hinga 30 cm, pada Kamis 21 Januari 2026.
Kepala kebersihan Pasar Cipulir, Yayat mengungkapkan bahwa banjir yang merendam Pasar Cipulir hari ini, hingga tiga kali dalam sehari.
BACA JUGA:Kenalan dengan Caleb, Siswa BINUS School Simprug yang Peduli Lingkungan dari Satwa hingga Mangrove
BACA JUGA:BRI Insurance Perkuat Asuransi Kendaraan Lewat OTOMAXY
"Hujan pertama, air setengah tujuh pagi sudah masuk. Karen pompa air SDA yang dekat jembatan telat masuk. Reda jam 9. Nah hujan lagi jam 10, masuk lagi air, terus beres dorong lagi airnya. Nah jam abis zuhur ujan lagi, masuk lagi airnya," katanya saat temui.
Yayat menjelaskan bahwa banjir ini terjadi sejak tahun lalu. Namun, tahun ini terbilang lebih parah.
Dia menyebut, salah satu faktor karena ada galian yang berada di depan pasar yang menyebabkan aliran air yang tersendat. Ditambah, tanggul yang berada di samping pasar jebol.
"Sudah sering sejak ada proyek galian didepan," ungkapnya.
Sejatinya, pihak pasar sudah melaporkan ke pihak terkait untuk mengantisipasi banjir yang sering terjadi di pasar saat hujan besar.
BACA JUGA:Tumbangkan Korea Selatan, Adnan/Indah Jadikan Evaluasi untuk Bertemu Unggulan Kedua di Indonesia Master 2026
BACA JUGA:Prabowo Minta 140 Ribu Dokter Spesialis, Menkes: Stok Kurang, Satu Orang Terpaksa Kerja 3 Tempat
"Laporan sih udah, cuma belom ada tanggapan pihak terkait," ujarnya.
Karena banjir, kata Yayat, tidak sedikit pedagang yang menutup ruko.
"Iya efek dari banjir, harusnya hari ini udah ramai. Tapi karena banjir jadi banyak yang tutup," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu pedangan, Ida, mengaku terganggu akibat banjir yang masuk hingga kedalam pasar.
- 1
- 2
- »



