Grid.ID-Sepatu padel kerap disalahartikan sebagai sepatu olahraga biasa yang bisa digunakan di berbagai kondisi. Banyak pemain bertanya-tanya, apakah sepatu padel boleh dipakai di luar lapangan, misalnya buat jalan-jalan.
Pertanyaan ini muncul karena secara tampilan, sepatu padel tidak jauh berbeda dari sepatu tenis atau sepatu training. Namun, di balik desainnya, sepatu padel memiliki fungsi teknis yang sangat spesifik.
Kesalahan penggunaan bisa berdampak pada performa permainan hingga kesehatan kaki. Karena itu, penting memahami apakah sepatu padel boleh digunakan di luar lapangan.
Apakah Sepatu Padel Boleh Dipakai di Luar Lapangan?
Dikutip dari Padel Shop, Kamis (22/1/2026), jawabannya tegas, yaitu tidak dianjurkan. Sepatu padel tidak dirancang untuk digunakan di luar lapangan, baik di jalan aspal, trotoar, maupun permukaan keras lainnya.
Sol sepatu padel dibuat khusus untuk permukaan lapangan padel seperti rumput sintetis berlapis pasir. Ketika digunakan di permukaan keras seperti beton atau paving, sol akan aus jauh lebih cepat. Akibatnya, daya cengkeram dan bantalan sepatu padel menurun drastis saat kembali digunakan bermain.
Alasan Sepatu Padel Kurang Cocok untuk Penggunaan Outdoor Umum
Meskipun terlihat seperti sepatu olahraga biasa, sepatu padel dirancang dengan tujuan tunggal, yakni performa optimal di lapangan padel. Begitu digunakan di luar konteks tersebut, fungsi teknisnya mulai terganggu.
1. Sol Cepat Aus
Sepatu padel memiliki pola tapak khusus untuk mencengkeram pasir dan rumput sintetis. Permukaan keras seperti aspal dan beton mempercepat keausan tapak tersebut. Jika sol sudah aus, sepatu padel akan kehilangan grip saat digunakan di lapangan, meningkatkan risiko terpeleset.
2. Bantalan dan Penyangga Berkurang
Sistem bantalan sepatu padel dioptimalkan untuk gerakan lateral dan sprint pendek di lapangan. Ketika digunakan di permukaan keras, material peredam kejut bekerja lebih berat dan cepat rusak. Hal ini dapat mengurangi kenyamanan serta meningkatkan risiko nyeri kaki, lutut, hingga cedera akibat penggunaan berlebih.
3. Umur Pakai Lebih Pendek
Material luar sepatu padel tidak dirancang menghadapi elemen kasar di luar lapangan. Debu, kotoran, kelembapan, dan gesekan terus-menerus dapat merusak kain serta jahitan. Jika sering dipakai outdoor, sepatu padel bisa terasa “habis” hanya dalam hitungan bulan.
Risiko Jika Tetap Memakai Sepatu Padel di Luar Lapangan
Beberapa pemain mungkin tergoda tetap mengenakan sepatu padel untuk berjalan sebentar atau pulang setelah bermain. Namun, kebiasaan ini membawa sejumlah konsekuensi.
Tapak sepatu menjadi licin saat kembali ke lapangan, bantalan cepat mengempis, dan risiko cedera meningkat. Selain itu, sol sepatu padel juga berpotensi meninggalkan bekas pada lapangan indoor. Kotoran dan air yang menempel membuat sepatu lebih berat serta mengurangi sirkulasi udara di dalam sepatu.
Agar sepatu padel tetap awet dan performanya terjaga, ada beberapa solusi yang lebih bijak. Gunakan sepatu lain khusus untuk aktivitas di luar lapangan.
Simpan sepatu padel di tas olahraga dan kenakan hanya saat bermain. Sandal atau slip-on juga bisa menjadi pilihan praktis sebelum dan sesudah pertandingan. Dengan menjaga sepatu padel hanya untuk kebutuhan di lapangan, umur pakainya lebih panjang dan risiko cedera dapat diminimalkan.
Sepatu padel bukan sekadar alas kaki olahraga biasa, melainkan perlengkapan teknis yang dirancang khusus untuk kondisi lapangan tertentu. Menggunakannya di luar lapangan atau sebagai sepatu harian akan mempercepat kerusakan dan menurunkan performa.
Demi kenyamanan, keamanan, dan investasi jangka panjang, sepatu padel sebaiknya digunakan sesuai fungsinya. Pemilihan penggunaan yang tepat akan membantu pemain tampil maksimal sekaligus menjaga kesehatan kaki. (*)
Artikel Asli



