jpnn.com, LONDON - Menteri Kehutanan`Raja Juli Antoni menyebut Presiden Prabowo Subianto sosok yang berkomitmen melindungi satwa terancam punah dan keanekaragaman hayati nasional, termasuk gajah Sumatra yang berstatus kritis.
Hal demikian disampaikan Raja Juli dalam forum yang dipimpin Minister for Indo Pacific Inggris Seema Malhotra di London, Selasa (21/1).
BACA JUGA: Prabowo Bertemu Raja Charles di Inggris, Bicarakan Perlindungan Gajah Sumatra
Forum tersebut turut dihadiri Utusan Khusus Presiden RI Bidang Perubahan Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo serta Wakil Ketua Komisi I DPR Budisatrio Djiwandono.
Awalnya, Menhut Raja Juli dalam forum itu menyampaikan Indonesia merupakan satu di antara negara dengan keanekaragaman hayati terpenting di dunia.
BACA JUGA: Prabowo dan PM Inggris Sepakat Dorong Kemitraan Maritim dan Pendidikan
Namun, kata eks Wakil Kepala Otorita IKN itu, Indonesia saat ini menghadapi tekanan serius akibat hilangnya habitat alami.
“Ratusan spesies tumbuhan dan mamalia saat ini dikategorikan sebagai rentan, terancam punah, atau kritis,” ujar Raja Juli.
BACA JUGA: Bertemu Royal Foundation di London, Menhut Tindaklanjuti Kesepakatan di Rio Dejenero
Sekjen PSI itu menuturkan Presiden Prabowo sudah memberikan arahan agar pemerintah mengambil langkah luar biasa menyelamatkan keanekaragaman hayati nasional serta menjaga keberlanjutan taman nasional.
Salah satu implementasi konkret arahan tersebut, kata Raja Juli, pembentukan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Aceh yang difokuskan pada perlindungan gajah Sumatra.
Menurut Raja Antoni, komitmen itu bermula dari dialog antara Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Charles III.
“Dalam dialog Presiden Republik Indonesia dengan Yang Mulia Raja Inggris pada November 2024, Presiden Prabowo berkomitmen menyediakan lahan seluas 20 ribu hektare untuk konservasi gajah. Pada Agustus 2025, komitmen ini diperluas menjadi 90 ribu hektare,” kata Raja Antoni.
Menhut menuturkan PECI Aceh dirancang sebagai inisiatif kolaboratif lintas sektor yang mengintegrasikan pendekatan konservasi, pengelolaan lanskap, serta pemberdayaan masyarakat.
Selain PECI Aceh, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengembangkan proyek percontohan pembiayaan berkelanjutan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung sebagai implementasi keinginan Prabowo terkait keanekaragaman hayati.
“Saat ini kami tengah membangun fondasi yang diperlukan agar Way Kambas dapat menjadi lokasi proyek offset karbon pertama di dalam sistem taman nasional Indonesia yang terbuka bagi Pasar Karbon Sukarela (Voluntary Carbon Market/VCM),” ujar dia.
Raja Juli mengatakan pemerintah membentuk Satuan Tugas Pembiayaan Taman Nasional yang diketuai Utusan Khusus Presiden untuk mempercepat pembiayaan berkelanjutan di 57 taman nasional.
“Satuan tugas ini akan memberikan arahan strategis serta mengoordinasikan pelaksanaan Strategi dan Kerangka Investasi Pembiayaan Taman Nasional. Kedua, revisi terhadap seluruh regulasi yang diperlukan, serta penerbitan regulasi baru apabila dibutuhkan, guna memungkinkan Indonesia bermitra secara efektif dengan sektor swasta,” ujar dia.
Presiden Prabowo Subianto dan Raja Charles III belakangan menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan para peserta forum.
Pada kesempatan terpisah, Menhut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan 20 rektor universitas terkemuka Inggris yang tergabung dalam Russell Group. (ast/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Aristo Setiawan


