jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus merasa senang mendengar kabar dari Bendum NasDem Ahmad Sahroni soal Rusdi Masse Mappasessu diduga berbagung ke partai berlogo gajah kepala merah itu.
"Ya, kalau Sahroni sudah bicara seperti itu, kami PSI, ya, senang-senang saja, lah," kata Bestari saat dihubungi, Kamis (22/1).
BACA JUGA: Peringati Isra Mikraj, PSI Banten Bersama Ulama & Santri Gelar Istighosah di Pandeglang
Eks anggota DPRD Jakarta itu menyebutkan PSI siap menggelar karpet merah bergambar gajah untuk menyambut Rusdi Masse apabila ingin bergabung.
"Kami sambut pakai karpet merah sepanjang-panjangnya berapa kilometer, harus kami pasang begitu," ujar Bestari.
BACA JUGA: Mengamuk di Madura, PSIM Yogyakarta Duduk di Atas Persebaya
Dia menganggap sosok Rusdi Masse layak disambut meriah ketika bergabung ke PSI, karena eks Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) itu bisa mewujudkan target menang Pemilu 2029.
"Jadi kami sambut pakai karpet merah bila memang itu sudah menjadi keputusan Bung Rusdy Masse untuk bergabung, memperkuat barisan PSI untuk menang di 2029 tentunya," ujar dia.
BACA JUGA: PSI Desak Penyidik Segera Tahan Roy Suryo Cs demi Kepastian Hukum dan Ketertiban Umum
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari fraksi NasDem Rusdi Masse Mappasessu mengajukan surat permohonan sebagai kader parpol dengan moto Restorasi Indonesia itu.
Kabar Rusdi Masse mengajukan surat mundur ini terkonfirmasi oleh Bendum NasDem Ahmad Sahroni melalui layanan pesan, Kamis (22/1).
"Benar surat sudah di DPP NasDem, tetapi saya belum liat langsung," kata Sahroni, Kamis.
Eks pimpinan Komisi III DPR RI itu mengatakan posisi Rusdi Masse tak bisa disebut sudah tak di NasDem ketika mengajukan surat pengunduran diri.
"Nah, mekanisme itu DPP (NasDem, red) yang punya keputusan," ujar Sahroni.
Namun, dia tak bisa menjawab ketika ditanya wartawan soal kemungkinan Rusdi Masse merapat ke PSI setelah mundur dari NasDem.
"Dugaaan saya demikian," katanya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... PSI Kirim Starlink ke Aceh & Sumut demi Bantu Korban Bencana Berkomunikasi
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Aristo Setiawan


