Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa keinginannya untuk mengakuisisi Greenland tidak berkaitan dengan kepentingan ekonomi, terutama terkait mineral tanah jarang, melainkan demi keamanan nasional.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di sela-sela World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss.
"Saya menginginkan Greenland demi keamanan. Bukan untuk kepentingan lain. Kami memiliki begitu banyak mineral tanah jarang hingga kami tidak tahu harus berbuat apa dengannya. Kami tidak membutuhkannya untuk hal lain," ungkapnya.
Alasan Strategis dan Faktor KeamananMenurut Trump, Greenland memiliki nilai strategis tinggi karena lokasinya di kawasan Arktik serta meningkatnya aktivitas Rusia dan China di wilayah tersebut.
"Tidak, ini soal keamanan yang sedang kita bicarakan," tegas Trump saat menanggapi dugaan bahwa niatnya dilandasi kepentingan ekonomi.
Trump menilai eksploitasi sumber daya di Greenland tidak mudah karena lapisan es yang tebal memerlukan penggalian hingga delapan meter, sesuatu yang menurutnya tidak banyak orang mampu lakukan.
Ia juga menyebut bahwa Denmark mengeluarkan biaya besar untuk mengelola Greenland.
"Denmark adalah negara kecil dengan masyarakat yang luar biasa, tetapi wilayah ini sangat mahal. Ini hamparan es yang sangat luas," jelasnya.
Penolakan Denmark dan Kekhawatiran AliansiPemerintah Denmark bersama otoritas Greenland telah menolak mentah-mentah rencana penjualan Greenland, menegaskan bahwa pulau tersebut tetap berada di bawah kedaulatan Denmark.
Beberapa pengkritik menyatakan bahwa langkah Trump untuk menguasai Greenland berpotensi meretakkan hubungan dalam aliansi Barat, yang bisa dimanfaatkan oleh China dan Rusia.
Mereka juga berpendapat bahwa Amerika Serikat sebenarnya telah memiliki perjanjian strategis dengan Denmark untuk menempatkan pasukan dan pangkalan militer di wilayah Greenland, sehingga tidak perlu mengakuisisinya.
Trump sendiri tidak memberikan detail saat ditanya soal bentuk kesepakatan yang ingin dijalin antara AS dan Denmark terkait Greenland.
"Kita lihat saja apa yang akan terjadi," ujarnya singkat.
Trump menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa Greenland penting bagi stabilitas global.
"Penting bagi kita untuk memanfaatkannya demi keamanan nasional dan internasional, guna menciptakan kekuatan yang membuat pihak-pihak jahat tidak dapat melakukan apa pun terhadap mereka yang dianggap baik," tutupnya.


