Jakarta, tvOnenews.com - Jose Mourinho melontarkan sindiran tajam kepada Manchester United terkait keputusan mereka menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim. Penunjukan Carrick dilakukan setelah Setan Merah resmi memecat Ruben Amorim pada awal bulan ini, sebuah langkah yang langsung menuai perdebatan.
Carrick yang kini berusia 44 tahun dipercaya memegang kendali tim hingga akhir musim meski rekam jejak kepelatihannya terbilang minim. Satu-satunya pengalaman manajerialnya adalah saat menangani Middlesbrough kurang dari tiga tahun, dengan pencapaian terbaik mencapai babak play-off Championship di musim pertamanya.
Selain itu, Carrick juga bukan sosok asing di Old Trafford karena pernah menjadi asisten pelatih di Manchester United. Ia bekerja di bawah arahan Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer setelah pensiun sebagai pemain pada musim panas 2018.
Hubungan profesional masa lalu itu tak membuat Mourinho menahan kritiknya terhadap keputusan klub lamanya. Pelatih Benfica tersebut secara terbuka mengaku heran melihat United memberikan kepercayaan besar kepada sosok yang dinilainya belum memiliki prestasi mentereng.
Usai Benfica takluk 0-2 dari Juventus di ajang Liga Champions, Mourinho menyampaikan pandangannya dengan nada menyindir.
“Bagi saya, ini adalah kejutan ketika pelatih tanpa sejarah dan tanpa prestasi memiliki kesempatan untuk melatih tim-tim terpenting di dunia; inilah kejutan sebenarnya," ujar Mourinho dikutip dari Metro.
Mourinho kemudian membandingkan situasi tersebut dengan klub-klub elite lain yang memilih pelatih berpengalaman.
“Ketika [AC] Milan mengambil [Max] Allegri, ketika Juventus mengambil [Luciano] Spalletti atau ketika Roma memilih [Gian Piero] Gasperini, ini bukanlah hal yang mengejutkan," katanya.
Meski mendapat kritik, Carrick memulai kiprahnya sebagai manajer interim dengan hasil yang mengesankan. Manchester United tampil solid dan sukses menaklukkan Manchester City 2-0, membuka kembali peluang finis di lima besar klasemen. (yus)




