Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengirim pesan pada pemimpin Rusia Vladimir Putin bahwa perang di Ukraina harus diakhiri, usai menggelar pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Davos pada hari Kamis (22 Januari).
Para pejabat AS dan Ukraina telah menghabiskan waktu berminggu-minggu dalam diplomasi bolak-balik yang hiruk pikuk karena Kyiv menghadapi tekanan dari Trump untuk mengamankan perdamaian dalam perang yang hampir berusia empat tahun, meskipun hanya sedikit tanda-tanda Moskow ingin menghentikan pertempuran.
Setelah pertemuan dengan pemimpin Ukraina yang berlangsung sekitar satu jam, Trump mengatakan mereka memiliki diskusi "baik" tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang isi percakapan tersebut. Pada hari Rabu (21 Januari), Trump mengatakan kesepakatan "cukup dekat".
"Saya pikir pertemuan dengan Presiden Zelenskiy berjalan baik. Ini adalah proses yang sedang berlangsung," kata Trump kepada wartawan, seraya mengatakan bahwa utusan AS akan menuju ke Moskow untuk melakukan pembicaraan pada hari Kamis (22 Januari). Ketika ditanya apa pesannya untuk Putin, Trump menjawab: "Perang harus diakhiri."
Zelenskiy sebelumnya mengatakan pekan ini bahwa ia hanya akan pergi ke Davos jika ia dapat menandatangani perjanjian dengan Trump mengenai jaminan keamanan AS dan pendanaan rekonstruksi pasca-perang untuk Ukraina, tetapi tidak ada indikasi setelah pertemuan tersebut bahwa telah terjadi terobosan.
Kedua pemimpin tersebut telah bertemu sekitar setengah lusin kali secara tatap muka sejak Trump kembali ke Gedung Putih tahun lalu dan mengubah kebijakan AS terhadap Ukraina dengan merangkul diplomasi dengan Rusia.
Baca Juga
- Luncurkan Dewan Perdamaian, Trump Klaim Akhiri Delapan Perang dan Dorong Stabilitas Global
- Sah! RI Gabung dengan Dewan Perdamaian Internasional Buatan Trump
- Di Balik Ambisi Trump Kuasai Greenland
Zelenskiy, yang dibebani krisis energi di dalam negeri akibat serangan udara Rusia yang telah menyebabkan sebagian besar ibu kota dan wilayah lain tanpa listrik dan pemanas, dijadwalkan untuk menyampaikan pidato setelah pertemuannya dengan Trump, kata juru bicaranya.
"Jika kedua belah pihak ingin menyelesaikan ini, kita akan menyelesaikannya," kata utusan AS untuk Ukraina, Steve Witkoff, kepada hadirin di Forum Ekonomi Dunia pada Kamis (22 Januari) pagi. "Saya pikir kita telah membuat banyak kemajuan."



