FEYENOORD akhirnya berhasil memutus rantai hasil buruk mereka di kancah Eropa. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Rotterdam, Jumat (23/1) dini hari WIB, skuad asuhan Robin van Persie sukses membungkam juara bertahan Liga Austria, Sturm Graz, dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan fase liga Liga Europa.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial, mengingat Feyenoord datang dengan beban berat setelah gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka.
Tekanan besar berada di pundak sang manajer, Robin van Persie, yang sebelumnya hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan dari 12 laga di seluruh kompetisi.
Baca juga : Preview Liga Europa: Feyenoord vs Sturm Graz, Misi Penyelamatan Robin van Persie
Dominasi Sejak AwalFeyenoord memulai laga dengan intensitas tinggi. Kehadiran kembali Ayase Ueda di lini depan memberikan dimensi serangan yang lebih tajam bagi tim tuan rumah.
Hasilnya langsung terlihat di awal babak pertama. Pemain bertahan asal Jepang, Tsuyosho Watanabe, berhasil memecah kebuntuan melalui sundulan tajam memanfaatkan umpan sepak pojok dari Sem Steijn saat laga baru berlangsung lima menit.
Meski unggul cepat, sisa babak pertama berjalan cukup alot. Sturm Graz mencoba memberikan perlawanan, namun pertahanan Feyenoord tampil lebih disiplin dibandingkan laga-laga sebelumnya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Baca juga : VfB Stuttgart vs Feyenoord, Dua Gol Larut Pastikan Kemenangan Die Schwaben
Momentum Babak KeduaMemasuki babak kedua, Feyenoord tidak mengendurkan serangan. Gol kedua yang dinanti akhirnya lahir dari skema serangan balik yang efektif di menit 68.
Berawal dari tendangan jauh kiper Timon Wellenreuther, bola berhasil dikuasai oleh Anis Hadj Moussa. Dengan ketenangan tinggi, Hadj Moussa melepaskan tembakan keras ke sudut gawang Daniil Khudyakov yang menggandakan keunggulan tuan rumah.
Puncak kemenangan Feyenoord ditutup oleh aksi apik Goncalo Borges ei menit akhir laga. Menariknya, gol ketiga ini melibatkan kerja sama antara Cyle Larin dan Shaqueel van Persie, putra dari sang manajer.
Shaqueel memberikan umpan backheel cerdik yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Borges untuk memastikan skor menjadi 3-0.
Nafas Baru di KlasemenKemenangan ini menjadi poin penuh pertama bagi Feyenoord sejak 6 Desember lalu. Tambahan tiga poin ini menjaga asa mereka untuk menembus posisi 24 besar guna melaju ke babak sistem gugur.
Saat ini, Feyenoord hanya terpaut dua poin dari zona kualifikasi dengan satu laga tersisa melawan Real Betis.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang catatan kelam Sturm Graz yang menelan enam kekalahan dari delapan laga terakhir. Hasil ini sekaligus memastikan langkah mereka terhenti di Liga Europa musim ini.
Kemenangan ini diharapkan menjadi titik balik bagi internal klub, menyusul kabar adanya ketegangan antara manajemen dan beberapa pemain pilar dalam beberapa pekan terakhir.
Kini, fokus penuh Feyenoord tertuju pada laga tandang penentu di Spanyol untuk memastikan nasib mereka di kompetisi Eropa. (eurosport/Z-1)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456859/original/027443500_1766978470-Bahlil_Lahadalia.jpeg)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5058253/original/060118900_1734653209-sing.jpg)