Indonesia Diminta Kritis, Menyusul Keikutsertaannya di Organisasi Bentukan Trump

genpi.co
15 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta merepons langkah Indonesia bergabung Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden AS Donald Trump.

Sukamta mengatakan langkah tersebut bisa dipahami, secara moral. Tetapi, menuntut kewaspadaan dalam hal politik.

Politikus PKS itu mengungkapkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza itu, di luar mekanisme resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dia menilai kondisi itu, berpotensi menggeser prinsip multilateralisme, serta mereduksi isu Palestina menjadi proyek stabilisasi keamanan semata.

“Perdamaian tak boleh direduksi menjadi sekadar ketiadaan konflik, sedangkan akar masalah berupa pelanggaran hukum internasional diabaikan,” ujarnya.

Sukamta mengingatkan keikutsertaan Indonesia tersebut, harus punya sifat aktif-kritis dan bersyarat.

Dia menegaskan Indonesia harus konsisten mendorong penghentian pendudukan Israel terhadap wilayah Palestina.

“Jangan sampai perdamaian yang ditawarkan, mengubur keadilan dan menghapus pertanggungjawaban kemanusiaan,” ujarnya.

Sukamta mengatakan Indonesia harus tetap berpijak pada amanat konstitusi, yakni politik luar negeri yang berprinsip pada bebas aktif.

“Perdamaian untuk Palestina, hanya tercapai saat keadilan ditegakkan dan hak rakyatnya dipulihkan utuh,” ucapnya. (ant)

Video viral hari ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Masih Menggenang, Daftar Rute Transjakarta yang Setop Operasi dan Dialihkan Pagi Ini
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Ikut TKA SD–SMP Bikin Peluang Masuk Sekolah Favorit Terbuka Lebar, Begini Caranya
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Prabowo Pamer di WEF 2026, RI Tak Pernah Gagal Bayar
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
LPS Tetapkan Bunga Penjaminan Simpanan Bank Umum Tak Berubah di Level 3,5 persen
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Dituding Jadi Karakter Zane di Buku Aurelie Moeremans, Eza Gionino Tanggapi Dengan Santai dan Bijak
• 5 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.