ACEH TAMIANG, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (22/1/2026).
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Kompas.tv, Kamis, huntara tersebut terdiri dari tujuh blok, yang dibangun di lahan seluas lebih dari 5 ribu meter persegi.
“Di atas lahan kurang lebih lima ribu meter persegi ini dibangun tujuh blok. Setiap blok dapat dihuni oleh 12 keluarga, sehingga total ada 84 keluarga yang dapat menempati huntara ini,” jelas AHY, dikutip dari keterangan tertulis tersebut.
AHY menyampaikan, huntara bukan tujuan akhir, melainkan titik awal pemulihan agar warga dapat hidup lebih tenang sambil pemerintah menyiapkan tahapan berikutnya menuju hunian tetap.
Baca Juga: Pengajuan Pembangunan Huntara Warga Terdampak Bencana Sumatera Capai 29.621 Unit per 21 Januari 2026
Menurutnya, huntara tersebut bukan hanya menyediakan tempat tidur yang layak, tetapi juga kualitas, keselamatan, dan kenyamanan.
“Saya bersyukur karena huntara ini bukan hanya menyediakan tempat tidur yang lebih layak, melainkan dilengkapi fasilitas pendukung utama, seperti kamar mandi atau toilet, dapur bersama, serta ruang terbuka atau common area untuk warga,” imbuhnya.
Peresmian huntara disebut sebagai simbol nyata komitmen pemerintah dalam memastikan penanganan pascabencana secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Huntara ini merupakan bagian dari pembangunan total 1.217 unit hunian bagi warga terdampak bencana.
AHY juga menegaskan, rumah merupakan kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat, terlebih setelah bencana merenggut rasa aman dan tempat tinggal warga.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- agus harimurti yudhoyono
- ahy
- huntara warga terdampak bencana
- aceh tamiang
- huntara aceh tamiang
- bencana sumatera




