Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan tidak akan melanjutkan rencana pemberlakuan tarif yang diancamnya ke sejumlah negara Eropa. Keputusan itu diumumkan usai Trump dan Sekjen NATO, Mark Rutte, menyepakati kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan Arktik di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) pada Rabu (21/1/2026).
"Solusi ini, jika terwujud, akan menjadi solusi yang bagus untuk AS, dan semua negara NATO. Berdasarkan pemahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang dijadwalkan akan berlaku pada 1 Februari," tulis Trump di media sosial.
Sebagai informasi, Trump pada pekan lalu mengumumkan tarif baru sebesar 10 persen terhadap delapan negara Eropa yang mulai berlaku bulan depan. Pemimpin AS itu mengatakan tarif tersebut kemudian akan dinaikkan menjadi 25 persen hingga Washington berhasil membeli Greenland.
"Kami memiliki konsep kesepakatan. Saya pikir ini akan menjadi kesepakatan yang sangat baik bagi AS, juga bagi mereka, dan kita akan bekerja sama dalam sesuatu yang berkaitan dengan Arktik secara keseluruhan, tetapi juga Greenland, dan itu berkaitan dengan keamanan, keamanan yang hebat, keamanan yang kuat, dan hal-hal lainnya," ungkap Trump, dikutip dari ABC News.



