MAKASSAR, KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan telah mengevakuasi satu dari enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ditemukan pada Kamis (22/1/2026).
Satu jenazah tersebut tiba di Posko DVI Biddokes Polda Sulsel, Jalan Kumala Makassar, Sulsel, Kamis malam.
"Jenazah ini yang (korban) keempat saya serahkan kepada Kabiddokkes (Kombes Pol Muhammad Haris)," kata Direktur Operasi Badan Pencarian dan Pertolongan atau Search and Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo.
Baca Juga: Kotak Hitam Pesawat ATR 42-500 Akan Dibawa ke Jakarta Hari Ini untuk Diinvestigasi
Menurut Yudhi, jenazah korban tersebut ditemukan di dalam jurang gunung dengan kedalaman 300 meter dari puncak.
"(Ditemukan) di bawah plane tail. Ekornya pesawat," ucapnya dilansir dari Antara.
Meski demikian, ia belum dapat mengungkapkan ihwal jenis kelamin maupun identitas jenazah korban tersebut. Sebab, hal itu merupakan kewenangan Tim DVI Biddokes Polda Sulsel.
Begitu juga saat ditanya mengenai kondisi jenazah apakah utuh atau berupa potongan tubuh (body part), ia tidak dapat menjelaskannya.
"Belum tahu, belum dikasi label. Insya Allah utuh. (berapa persen), nanti tanya pak Haris (Kabiddokes). Soal perempuan atau laki laki, nanti disampaikan Biddokkes," ujar Yudhi.
Ia pun berharap lima jenazah korban yang masih dalam proses evakuasi, dapat segera dibawa ke posko DVI untuk diidentifikasi.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV/Antara.
- kecelakaan pesawat atr
- pesawat atr jatuh
- korban pesawat atr
- jenazah korban pesawat atr
- posko dvi
- identifikasi korban




