Membuka 2026, Dipaaa Rilis Single Enggap Nafasku, Sebuah Manifestasi Pasrah dalam Cinta

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

MENGAWALI lembaran 2026, musisi pendatang baru Dipaaa kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru yang emosional. Tepat pada 23 Januari, ia resmi merilis single bertajuk Enggap Nafasku. 

Lagu ini menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.

Dalam rilisan kali ini, Dipaaa mengeksplorasi sisi gelap dari sebuah hubungan yang terjebak dalam fase kepasrahan. Enggap Nafasku bukan sekadar lagu cinta biasa, melainkan sebuah rekaman jujur tentang seseorang yang memilih untuk tetap bertahan meski sadar bahwa rasa yang ia miliki perlahan mulai menyakitkan.

Baca juga : Dipaaa Hadirkan Playlist Malam Sendiri Lewat Malam Panjang

Narasi Kejujuran yang Sunyi

Secara tematik, lagu ini menggambarkan perjalanan emosi dari kedekatan fisik menuju keterikatan emosional yang mendalam. Apa yang awalnya terasa nyata, lambat laun berubah menjadi candu yang menyesakkan namun tetap dipilih untuk dijalani. 

Dipaaa seolah ingin menegaskan bahwa tidak semua cinta harus berakhir dengan kemenangan; ada kalanya cinta cukup dirasakan, meski hanya sementara dan terasa menyakitkan.

Lirik-liriknya ditulis dengan bahasa yang sederhana namun intim, menghadirkan kejujuran yang sunyi tanpa berusaha menghakimi perasaan itu sendiri. Salah satu potongan lirik yang paling mencolok menggambarkan kepasrahan tersebut:

Baca juga : Dipaaa dan Leni Ibrahim Rilis Single So What If It’s Not Jakarta

"Katakan cintamu, walau bohong pun aku mau. Biar remuk aku, asal malam ini kau di situ."

Eksplorasi Musik yang Dreamy dan Personal

Secara musikal, Enggap Nafasku dibangun dengan nuansa dreamy, lambat, dan melankolis. 

Dipaaa mengakui bahwa aransemen minimalis dan gaya vokal yang dibawakan pelan dalam lagu ini terinspirasi dari atmosfer musik seperti Cigarettes After Sex. 

Pendekatan ini membuat lagu terasa seperti bisikan yang personal dan menghantui bagi siapa saja yang mendengarkannya.

Karya ini juga disebut sebagai kelanjutan dari single sebelumnya, Malam Panjang. Jika lagu terdahulu berbicara tentang kehangatan, Enggap Nafasku hadir dengan rasa yang lebih gelap, lebih dalam, dan lebih berani menonjolkan sisi rapuh dari seorang manusia.

Produksi Mandiri

Menariknya, seluruh proses kreatif di balik single ini dikerjakan secara mandiri oleh sang musisi di bawah bendera @kamardiparecords. Dipa Reynardi Putra bertindak langsung sebagai penulis lagu, produser, sekaligus menangani proses mixing dan mastering.

Bekerja sama dengan SoundOn sebagai distributor, single Enggap Nafasku kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital mulai hari ini. Lagu ini diharapkan menjadi bab baru dalam perjalanan musik Dipaaa yang kini tampil lebih jujur dan semakin personal. (Z-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Arti Sirine Pintu Air 10 Tangerang Berbunyi, Ini Penjelasan Status Sungai Cisadane
• 4 jam laludisway.id
thumb
Cuma Ada 5 Kampus Terbaik Seni-Humaniora di Indonesia versi THE WUR By Subject 2026, Intip yuk!
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Anthem Jacket Timnas Italia untuk Piala Dunia 2026 Mulai Terkuak
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Korsel Resmikan UU AI, Konten AI Tanpa Label Didenda Rp 345,1 M
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Sambut Putaran Kedua, Persija Jakarta Dipastikan Bakal Kedatangan Satu Pemain Diaspora
• 9 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.