Insiden Kereta Spanyol dan Tabrakan 100 Mobil di Michigan-World In Minute

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Awal tahun 2026 diwarnai sejumlah insiden transportasi besar yang menyita perhatian dunia. Dari Eropa hingga Amerika Serikat, kecelakaan berskala masif kembali memunculkan pertanyaan tentang batas keamanan sistem transportasi modern.

Tabrakan kereta cepat menggegerkan Eropa setelah insiden serius terjadi di Spanyol. Kecelakaan tersebut berlangsung pada 18 Januari 2026 di wilayah Córdoba. Salah satu kereta cepat dilaporkan tergelincir dari jalurnya, kemudian masuk ke jalur berlawanan dan menabrak kereta lain yang datang dari arah sebaliknya. Insiden ini berujung pada tragedi besar.
 

Baca Juga :

Trump Masih Ngotot Rebut Greenland, Eropa Bereaksi Keras!- World in Minute


Sebanyak 40 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ratusan penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang beragam. Penyelidikan Awal dan Respons Pemerintah Berdasarkan penyelidikan awal, penyebab kecelakaan tidak mengarah pada kesalahan masinis, melainkan pada dugaan masalah pada infrastruktur rel. Pemerintah Spanyol pun bergerak cepat dengan menghentikan sementara layanan kereta di jalur tersebut. Selain itu, pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

Tabrakan Beruntun Massal di Amerika Serikat

Masih terkait insiden transportasi, kejadian tabrakan berskala besar juga terjadi di Amerika Serikat, tepatnya di negara bagian Michigan. Sekitar 100 kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun di jalan tol. Berbeda dengan kasus di Spanyol, penyebab utama kecelakaan ini bukanlah kerusakan mesin atau sistem transportasi, melainkan cuaca ekstrem.

Badai salju menyebabkan jarak pandang nyaris nol dan permukaan jalan menjadi sangat licin. Satu kendaraan yang gagal berhenti kemudian memicu tabrakan berantai, termasuk melibatkan sejumlah truk besar.

Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam insiden di Michigan. Meski demikian, sejumlah orang harus mendapatkan perawatan medis dan dievakuasi menggunakan bus darurat.

Dua kejadian ini terjadi di lokasi berbeda dan dengan penyebab yang tidak sama. Namun, pesannya serupa, yaitu secanggih apa pun teknologi transportasi, tetap ada batasannya.

Ketika satu faktor gagal, baik itu infrastruktur rel maupun kondisi cuaca, risiko besar bisa terjadi dalam waktu singkat, bahkan berujung fatal.

Sebagai pengingat, baik bagi pengguna kereta maupun pengendara kendaraan pribadi, kewaspadaan tetap menjadi kunci utama. Hari apes memang tidak pernah tercantum di kalender, tetapi keselamatan selalu bisa diupayakan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pelapor Kasus Penipuan Suami Boiyen Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Timur
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Jejak Karier Politik Maidi, Wali Kota Madiun yang Kini Berstatus Tersangka
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Bus Baru PSM Makassar, Desain Futuristik dan Mewah
• 7 menit lalucelebesmedia.id
thumb
Pasutri Boncengan Motor, Istri Meninggal Terlindas
• 7 jam lalurealita.co
thumb
Eks Menpora Dito Ariotedjo Dicecar KPK, Ditanya Soal Keterlibatan Bos Travel Maktour
• 7 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.