BMKG Wilayah II memasukkan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan pada level AWAS dalam peringatan dini hujan untuk Jumat (23/1). AWAS artinya hujan berpotensi turun sangat lebat hingga ekstrem.
Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi dinamika atmosfer sehingga level AWAS ditetapkan untuk Tangerang Raya. Faktor tersebut adalah Bibit Siklon Tropis 91S, menguatnya Monsun Asia, ENSO fase negatif (La Nina), aktifnya MJO, dan gelombang atmosfer.
"Kondisi ini didukung suhu muka laut hangat dan kelembapan udara tinggi,” ungkap mereka.
Cuaca ekstrem pada Kamis juga menerpa daerah tersebut sehingga turut memicu banjir di sejumlah titik, antara lain di Pondok Aren, Ciledug, Pondok Kacang Timur, Cipondoh, dan Cikande.
Sementara itu, untuk Sabtu besok tidak ada peringatan dini hujan level AWAS di Banten.
Banjir di Cikande 2,5 MeterBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, menyebut bahwa bencana banjir melanda Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, dengan ketinggian volume air mencapai 2,5 meter.
"Saat ini ketinggian air berkisar 70 sentimeter hingga 2,5 meter," kata Komandan Regu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pos Cisoka, Guruh di Tangerang, Kamis (22/1) dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, luasan banjir kini telah melanda dua RW yang ada di perumahan Cikande. Ketinggian air terus mengalami peningkatan. Pasalnya aliran Sungai Cidurian masih terus meluap ke permukiman warga.
"Yang terdampak itu RW 02 dan RW 03. Saat ini baru sekitar 122 keluarga yang terkonfirmasi terdampak," ujar Guruh.




