China menolak praktik tuduhan tidak berdasar yang menggunakan negaranya sebagai alasan untuk meraih kepentingan sepihak terkait perkembangan situasi Greenland. Hal ini menyusul ungkapan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mengatakan pihaknya menilai hubungan antarnegara harus ditangani sesuai tujuan dan prinsip dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Baca Juga: Purbaya Sebut Perusahaan China yang Tak Bayar Pajak Anggap RI Korup
“China selalu percaya bahwa tujuan dan prinsip dunia harus dijunjung tinggi dalam menangani hubungan antarnegara,” kata Guo, dilansir Jumat (23/1).
Guo menegaskan bahwa tuduhan ancaman dari negaranya tidak memiliki dasar.
“Tuduhan tentang ancaman kami sama sekali tidak berdasar,” ujar Guo.
Sebelumnya, Trump menyebut telah menghasilkan kerangka kesepakatan di masa depan terkait Greenland dan Arktik. Hal itu dilakukan lewat pembicaraannya dengan Sekretaris Jenderal North Atlantic Treaty Organization (NATO) Mark Rutte.
Baca Juga: AI China Makin Kuat: 6.000 Lebih Perusahaan, Diproyeksi Bernilai CNY1,2 Triliun!
NATO sebelumnya mengatakan negosiasi akan berlanjut dengan tujuan memastikan tak adanya pijakan ekonomi maupun militer dari Rusia dan China di Greenland.





