Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Kamis sore (22/1) hingga Jumat pagi (23/1) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk Karang Tengah, Tangerang. Banjir membuat kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan melintas, bahkan beberapa mengalami mogok karena mencoba menerobos banjir.
Ketinggian air di jalan-jalan utama Karang Tengah cukup tinggi sehingga menghambat aktivitas warga. Beberapa pengendara yang memaksa melintas mengalami kendaraan mati mesin, menambah kemacetan di lokasi.
Banjir di Karang Tengah menjadi bagian dari dampak curah hujan tinggi yang terjadi sejak sore hari sebelumnya. Selain Tangerang, wilayah Jakarta, Bekasi, dan Bogor juga dilaporkan mengalami genangan air yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Baca juga: Banjir Rendam Jalan Raya Ceger Tangsel, Akses Lumpuh, Truk Mogok
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiagakan sekitar 600 pompa air di berbagai titik rawan banjir. Selain itu, upaya modifikasi cuaca juga dilakukan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah Jabodetabek. Petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan terlihat berjaga di sejumlah lokasi untuk membantu masyarakat menghadapi genangan air.
Meskipun demikian, masyarakat tetap diminta berhati-hati saat berkendara, mengingat risiko kendaraan mogok atau tergelincir cukup tinggi di wilayah yang terdampak banjir.



