Video Gelombang Pengangguran Massal Aktor di Hengdian World Studios, Zhejiang, Tiongkok, Saksi Ungkap Skandal Penipuan Uang dan Seks Terus Bermunculan

erabaru.net
9 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Hengdian World Studios yang terletak di Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang —basis industri film dan televisi terbesar di Tiongkok—menjadi tempat berkumpulnya puluhan ribu aktor. Namun demikian, akibat lesunya produksi serial panjang dan film layar lebar, sekitar 85 persen kru kini hanya menggarap drama pendek. 

Dalam kondisi perebutan peran yang brutal dan aktor yang membludak, banyak aktor jatuh menganggur, kesulitan makan, dan skandal penipuan uang serta eksploitasi seksual terus bermunculan.

Sejumlah aktor Hengdian mengungkapkan bahwa drama pendek di Tiongkok meledak sejak 2020. Saat ini, setiap hari terdapat lebih dari 80 kru yang melakukan pengambilan gambar di Hengdian. Bahkan, lebih dari 60 di antaranya adalah produksi drama pendek. Termasuk figuran, jumlah aktor di Hengdian diperkirakan mencapai puluhan ribu orang, sementara kasus penipuan uang dan seks kerap terdengar.

“Terlalu banyak yang tertipu. Banyak orang sudah syuting tapi tidak dibayar. Lapor polisi pun tidak memenuhi syarat untuk diproses. Ada juga berbagai modus penipuan uang, misalnya diminta membayar agar bisa dapat peran. Baik aktor pria maupun perempuan, pelecehan seksual, bahkan dibuat mabuk dengan obat, sering terjadi. Ada juga yang terang-terangan menanyakan apakah mau menerima ‘aturan tak tertulis’, apakah mau ‘bermain di wilayah abu-abu’,” kata seorang aktor bermarga Zhang disiarkan NTD bahasa Mandarin , 16 Januari 2026. 

「回家沒有路費啊!」橫店演員夏女士自白:一天沒吃飯,遲早餓死…

「今天一天都沒吃飯,遲早餓死…」橫店演員夏女士的一番話,揭開了影視基地最殘酷的一面。

曾經的明星夢,如今變成了「沒錢買回家路費」的生存掙扎。很多人不願放棄,卻在「人多戲少」的現實中枯萎。https://t.co/Wt82WSOQ9P https://t.co/c3ZQKC6BMy pic.twitter.com/0n0PtPgk3M

— 新唐人電視台 (@NTDChinese) January 16, 2026

Diketahui, setiap tahun puluhan ribu lulusan jurusan seni peran memasuki industri ini. Beberapa platform drama pendek menawarkan sistem bagi hasil dan mulai menarik selebritas ternama untuk ikut bermain. 

Namun aktor drama pendek bermarga Tang mengungkapkan bahwa persaingan sangat kejam, dan yang benar-benar berhasil amat sangat sedikit. Dalam drama pendek, hanya pemeran utama pria yang bisa meraih nama dan uang, sementara dirinya kini bahkan kesulitan mendapatkan peran pria kedua.

“Hengdian terlalu kejam. Produksi memang banyak, tapi orangnya juga terlalu banyak. Honor sangat rendah, bahkan selalu ada yang mau dibayar lebih murah untuk menggantikan saya. Saya jadi tidak kebagian peran,” kata Tang.  

“Orang-orang di industri ini banyak yang tampan dan cantik, banyak yang operasi kosmetik. Ini membuat saya mengalami kecemasan soal penampilan. Saya mulai ingin meninggalkan dunia ini. Saya lulusan seni peran, tapi jujur, empat tahun kuliah hampir tidak belajar apa-apa,” tambahnya. 

橫店大量演員失業 屢傳騙財騙色醜聞https://t.co/MryHhyLOQB pic.twitter.com/kmWntohfKk

— 大纪元新闻网 (@dajiyuan) January 17, 2026

Aktris Hengdian bermarga Xia mengungkapkan bahwa persaingan bagi aktris jauh lebih berat dibanding aktor pria. Banyak yang enggan menyerah pada mimpi, tetapi tidak punya peran dan terancam bertahan hidup.

Xia mengatakan: “Terlalu banyak orang di Hengdian, tapi perannya sedikit. Tidak bisa daftar. Perempuan cantik terlalu banyak. Hari ini saja saya tidak makan seharian. Cepat atau lambat bisa mati kelaparan. Tidak punya uang buat makan, bahkan ongkos pulang ke rumah pun tidak ada.”

Menurut para aktor Hengdian, anggaran satu drama pendek sekitar 500.000 yuan, biasanya syuting selama tujuh hari, ada yang hanya empat hari. Jam kerja sangat panjang, kasus kematian mendadak bukan hal langka, sementara figuran hanya dibayar sedikit di atas 100 yuan per hari.

Seorang figuran bermarga Diao mengatakan: “Uang di Hengdian itu sangat sulit didapat. Kalau terus begini, tinggal menunggu mati. Kru tidak memperlakukan manusia sebagai manusia, tapi seperti ternak. Sehari kerja 15–16 jam. Apa kamu sanggup? Kalau kerja satu-dua tahun, umurmu mungkin berkurang sepuluh tahun.”

Seorang sutradara drama pendek Hengdian bermarga Chen (nama samaran) mengungkapkan bahwa dunia hiburan Tiongkok sangat gelap. Banyak produser dan sutradara menindas, menjebak, dan memeras artis, bahkan bisa membuat seseorang “menghilang” kapan saja. Ia menyinggung kematian misterius aktor Yu Menglong. Ia juga mengatakan bahwa mereka yang mencoba menuntut keadilan justru mendapat ancaman.

“Kasus Xiao Yu membuat banyak orang marah. Tapi bicara pun percuma, malah dapat ancaman. Perhatian publik memang besar, tapi masih banyak orang yang jauh lebih berkuasa daripada kamu—dan bahkan mereka pun tak bisa berbuat apa-apa,” kata Chen. 

Laporan investigasi oleh wartawan NTD Television Xiong Bin dan Peng Xinyu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Siap-siap! Krista Interfood 2026 Digelar di NICE PIK 2
• 32 detik laludetik.com
thumb
Ini Sejumlah Keunikan “Sinkhole” Situjuah,  Potensial Menjadi Daya Tarik Wisata
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Ultraverse Festival 2026: Konser "Connected Music" Jakarta-Surabaya-Bali Berkat XL Ultra 5G+
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
Shayne Pattynama Resmi Berseragam Persija, Targetkan Juara Bersama Macan Kemayoran
• 3 jam lalumerahputih.com
thumb
Pemkab Majalengka Siapkan 7 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.