Anggota DPR Ingatkan Kemenhaj Agar Kartu Nusuk Dibagikan Sejak di Tanah Air untuk Kelancaran Ibadah Haji

pantau.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI Mohammad Iqbal Romzi meminta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) untuk memastikan Kartu Nusuk dibagikan kepada calon jemaah haji sejak masih berada di tanah air atau di embarkasi sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

“Sesuai kesepakatan, Kartu Nusuk harus sudah dibagikan di Indonesia atau di embarkasi sebelum keberangkatan jamaah ke Arab Saudi. Karena perannya sangat menentukan kelancaran pelaksanaan ibadah haji,” ungkap Iqbal dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kemenhaj di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 21 Januari 2025.

Iqbal menilai pembagian kartu tersebut di awal penting untuk memastikan tidak adanya kendala saat jemaah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Pastikan Akses Ibadah dan Cegah Masalah Jemaah

Sebelumnya, staf teknis dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Hasyim Hilaby, menyampaikan bahwa Kartu Nusuk direncanakan akan didistribusikan sejak jemaah masih di Indonesia.

Dengan memegang Kartu Nusuk sejak awal, jemaah akan memiliki kepastian akses ke wilayah-wilayah krusial peribadatan seperti Makkah, Madinah, dan Arafah pada puncak pelaksanaan ibadah haji.

Kartu tersebut juga berfungsi sebagai simbol identitas resmi dan filter untuk mencegah masuknya pihak-pihak ilegal yang dapat mengganggu kelancaran ibadah.

Iqbal juga menekankan pentingnya kewaspadaan bersama agar tidak terjadi lagi kasus jemaah haji yang hilang, seperti yang pernah terjadi di musim haji sebelumnya.

“Harapan kami, tidak ada lagi jemaah haji yang hilang. Informasi keberadaan jemaah harus jelas, sehingga perlindungan, pembinaan, dan pelayanan dapat berjalan dengan prima,” tegas politisi dari Fraksi PKS ini.

Apresiasi untuk Seleksi dan Pelatihan Petugas Haji

Dalam rapat tersebut, Iqbal turut memberikan apresiasi terhadap proses seleksi dan pelatihan petugas haji tahun 2026 yang dinilainya semakin menekankan pentingnya keseimbangan antara kesiapan fisik dan kapasitas wawasan.

“Ketangguhan fisik ternyata menjadi persyaratan vital, antara kesiapan fisik dan wawasan harus seimbang karena petugas haji dituntut amanah dan terampil,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bestari Barus Siap Gelar Karpet Merah untuk Rusdi Masse Jika Gabung PSI
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Pasutri Boncengan Motor, Istri Meninggal Terlindas
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Dukungan Gerakan Rakyat kepada Anies untuk Pilpres 2029 Memicu Dinamika di Partai Lain
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Cuma Ada 5 Kampus Terbaik Seni-Humaniora di Indonesia versi THE WUR By Subject 2026, Intip yuk!
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Potret Hujan-Longsor di Lokasi Wisata Sejumlah Warga Hilang
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.