MERAHPUTIH.COM - KORBAN terkait dengan banjir kembali bertambah dengan kematian seorang pengendara mobil ketika terjebak kemacetan di tengah-tengah banjir yang mengenang Jalan Latumeten, Jelambar, Jakarta Barat, Kamis (22/1) siang. Insiden tersebut mendatangkan respons keras dari anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, mengenai penanganan banjir oleh Pemerintah DKI.
"Sekali lagi, nyawa seseorang harus terenggut di tengah-tengah banjir yang menggenangi Jakarta. Padahal, belum lama ini, ada juga korban yang jatuh karena tersengat listrik korsleting ketika terjadi banjir," kata Kevin, Kamis (22/1).
Ia menegaskan kasus kematian terkait dengan banjir ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut. Pemprov DKI harus bisa melindungi nyawa penduduknya. "Semoga ini jadi insiden yang terakhir kalinya, tidak boleh terulang di masa depan," ucapnya.
Kevin mengritik pernyataan Gubernur Pramono Anung yang mengklaim banjir di Jakarta bisa surut dalam waktu paling lama 1,5 jam saja ketika meresmikan Waduk Batu Licin di Cilangkap, Jakarta Timur.
Baca juga:
Pengemudi Sigra Tewas Saat Terjebak Macet Banjir Jakbar, Polisi Temukan Inhaler dalam Mobil
"Pemprov DKI harus sadar bahwa yang lebih penting daripada kecepatan menyurutkan air dan lain-lain adalah keselamatan nyawa orang. Jadi saya pikir Pemprov DKI tidak perlu terlalu bangga dengan kemampuan menangani air kalau ternyata masih ada korban yang berjatuhan juga," tegasnya.
Ia mendorong agar di masa depan Pemprov DKI lebih responsif terhadap permasalahan-permasalahan seputar banjir yang bisa membahayakan nyawa seseorang. "Seperti dalam kasus kematian ini kan terjadi dalam kondisi jalanan yang macet, harusnya Pemprov DKI bisa gercep berkoordinasi dengan pihak-pihak bersangkutan untuk mengurai kemacetan dan membuat jalanan jadi lancar kembali," ujarnya.
"Hal seperti itu menentukan tipis antara hidup dan mati banyak orang di sini, terlebih yang kondisi fisiknya tidak sedang baik-baik saja atau sakit," tutupnya menyambungkan.(Asp)
Baca juga:
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5116756/original/019724200_1738379393-1738375896789_apa-tujuan-pembangunan-berkelanjutan.jpg)