Lika-Liku Sandwich Gen, Akan Selalu Kalah Start saat Bikin Rencana Keuangan?

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Soal mengatur keuangan, generasi sandwich punya seribu satu cara agar penghasilan cukup untuk 'semua orang'. Setiap bulan, mereka perlu menyusun strategi agar kebutuhan sendiri, keluarga, bahkan sanak saudara terpenuhi.

Bayu (43), salah satunya. Kepada kumparan, manager di toko roti Bogor ini bercerita bahwa ia harus membiayai kakak dan orang tuanya hingga sekarang. Situasinya akan semakin sulit saat semua tanggungan membutuhkan uang dalam waktu bersamaan.

"Padahal hitungannya sudah berumur, tapi masih harus membiayai saudara lain karena kakak saya itu gak kerja dan masih tinggal sama orang tua. Kadang pengeluaran terbesar itu pas semua kebutuhan bulanan habis, karena harus mengisi dua rumah kan ibaratnya," kata Bayu.

Bila sudah begitu, alokasi anggaran untuk menabung pun menjadi lebih sedikit.

“Ada sih sisanya, tapi ya jumlahnya gak sebanyak kalau kita cuma ngisi satu rumah doang. Apalagi sekarang anak sudah masuk SMP, makin banyak pengeluarannya,” aku Bayu.

Lantas, apakah generasi sandwich akan selalu kalah 'start' saat ingin memulai perencanaan keuangan? Apakah ini berarti mereka tidak bisa merencanakan masa depan?

Tips Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich

Meski terlihat sulit, masih ada strategi yang bisa generasi sandwich lakukan untuk memutus mata rantai ini. Mempersiapkan dana pensiun salah satu caranya.

Ya, OJK menyebut, dana pensiun dapat menjadi sarana untuk consumption smoothing pada saat seseorang tidak berada dalam usia produktif. Dana ini akan memutus ketergantungan dengan anak-anak di masa depan sebab kita bisa hidup mandiri dengan penghasilan sendiri.

"Sementara dari perspektif makro, industri dana pensiun dapat mendorong perekonomian nasional melalui penyediaan sumber pembiayaan jangka panjang," kata Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono.

Namun, lanjut Ogi, kita harus memperhatikan adanya potensi risiko kenaikan dependency ratio saat berakhirnya periode bonus demografi pada 15 hingga 20 tahun mendatang. Maka sebaiknya, dana pensiun sudah dilakukan sejak masih muda.

Si Super: Solusi Perlindungan Finansial agar Generasi Sandwich Enggak Kalah Start

Generasi sandwich seperti Bayu mungkin sudah merasa ‘kalah start’ jika harus menyiapkan dana pensiun. Tapi untungnya, kini ada Si Super dari Sun Life Indonesia yang memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan keamanan untuk persiapan dana pensiun.

Fleksibilitas Si Super memberikan rentang usia masuk yang luas untuk menjangkau lebih banyak keluarga Indonesia, sehingga generasi sandwich seperti Bayu dapat menyesuaikan produk sesuai jangka waktu tujuan keuangannya.

Pemilik polis dapat masuk mulai usia 18 hingga 80 tahun, sementara usia masuk tertanggung dimulai dari 30 hari hingga 80 tahun, sehingga cocok untuk proteksi orang dewasa maupun perlindungan sejak dini.

Ada 3 pilihan plan yang bisa dipilih. Pertama, Si Super Start yang ditujukan bagi individu atau pasangan muda yang sedang membangun stabilitas finansial, dengan manfaat tunai tahunan yang sudah diberikan sejak tahun pertama.

Proses pendaftaran Si Super Start tidak memerlukan pemeriksaan medis, sehingga calon nasabah dapat memperoleh perlindungan dengan lebih mudah dan cepat. Pada plan ini, nasabah juga dapat menikmati manfaat tunai tahunan sejak tahun pertama, sehingga sangat berguna untuk persiapan finansial jangka pendek.

Untuk keluarga yang ingin menyeimbangkan likuiditas saat ini sambil mempersiapkan tujuan finansial jangka menengah, Sun Life Indonesia memiliki produk Si Super Growth. Perlindungan ini bisa memberikan proteksi sekaligus membantu pengelolaan dana agar tetap fleksibel, tanpa mengorbankan rencana keuangan di masa depan.

Lalu ketiga adalah produk Si Super Maxima yang ditujukan bagi mereka yang ingin memaksimalkan kekayaan dalam jangka panjang melalui manfaat akhir kontrak yang lebih besar.

Selain pilihan plan yang fleksibel, Si Super menawarkan serangkaian keunggulan lain seperti perlindungan jiwa dan kecelakaan, manfaat tunai tahunan untuk plan tertentu, serta manfaat akhir kontrak yang kompetitif.

Si Super menawarkan manfaat tunai tahunan yang sangat kompetitif, yakni hingga 360 persen dari premi tahunan untuk polis rupiah, serta 213,75 persen untuk polis USD. Manfaat ini membantu nasabah mendapatkan aliran dana yang stabil setiap tahun, sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan keluarga, mulai dari pendidikan hingga biaya hidup.

Di akhir masa kontrak, nasabah juga berkesempatan menerima manfaat akhir kontrak berupa pengembalian 100 persen premi, atau bahkan mencapai 1.325 persen untuk denominasi Rupiah dan 950 persen untuk denominasi USD, tergantung plan yang dipilih. Nilai ini memberi keuntungan jangka panjang serta memastikan akumulasi kekayaan yang lebih optimal.

Dengan kombinasi perlindungan jiwa, manfaat tunai tahunan, hingga nilai akhir kontrak yang besar di akhir masa polis, Si Super menawarkan paket lengkap bagi mereka yang ingin meraih keamanan finansial, baik untuk pasangan muda yang mulai membangun fondasi keuangan, keluarga yang mempersiapkan masa depan anak, hingga individu yang ingin menyiapkan dana pensiun.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk Sun Life Si Super, Anda bisa klik di sini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengemudi Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Tengah Macet dan Banjir Jakarta | KOMPAS MALAM
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Dhena Devanka Mantan Istri Ijonk Terseret Isu Perselingkuhan, Singgung Buzzer dan Pembunuhan Karakter
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Zelenskyy : Pertemuan Trilateral Pertama Rusia-AS-Ukraina Akan Diadakan di UEA Mulai Hari Jumat 
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Drama 4 Gol! Bologna Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain atas Celtic
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.