TikTok Resmi Bentuk Joint Venture di AS untuk Hindari Pemblokiran

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

TikTok dan perusahaan induknya dari China, ByteDance Ltd, menyelesaikan kesepakatan untuk mentransfer sebagian operasi mereka di Amerika Serikat (AS).

TikTok Resmi Bentuk Joint Venture di AS untuk Hindari Pemblokiran. (Foto: AP)

IDXChannel - TikTok dan perusahaan induknya dari China, ByteDance Ltd, menyelesaikan kesepakatan untuk mentransfer sebagian operasi mereka di Amerika Serikat (AS) kepada investor asal Negeri Paman Sam tersebut.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (23/1/2026), hal itu dilakukan untuk mengindari pemblokiran TikTok di AS.

Baca Juga:
Tiktok Sepakat Jual Unit Bisnisnya di AS ke Konsorsium Oracle, Silver Lake, dan MGX

Perusahaan media sosial ini secara resmi telah mendirikan entitas AS dengan tiga investor: raksasa teknologi Oracle Corp, perusahaan ekuitas swasta Silver Lake Management LLC, dan perusahaan investasi MGX. 

CEO TikTok Shou Chew, yang akan terus menjalankan operasi global platform media sosial tersebut, mendapatkan kursi di dewan direksi joint venture ini.

Baca Juga:
Induk TikTok Bakal Kucurkan Rp238 Triliun untuk Beli Chip Nvidia pada 2026

Adam Presser, yang sebelumnya menjabat sebagai kepala operasi, kepercayaan, dan keamanan TikTok, akan memimpin joint venture ini sebagai CEO.

Kesepakatan ini mengakhiri tarik-menarik geopolitik dan regulasi selama bertahun-tahun. Selama beberapa tahun ke belakang, Washington mengancam untuk menutup TikTok di AS karena kekhawatiran keamanan nasional. 

Baca Juga:
Induk TikTok Ingin Borong 20.000 Chip H200 Nvidia

Kongres mengesahkan undang-undang pada 2024 untuk melarang aplikasi tersebut kecuali ByteDance menjual TikTok, dengan alasan kekhawatiran bahwa pemerintah China dapat menyalahgunakan data pengguna AS atau menggunakan aplikasi tersebut untuk mendorong narasi yang disukai oleh Beijing. 

Presiden AS Donald Trump menyambut baik kesimpulan saga ini dalam sebuah unggahan di Truth Social. Ia berterima kasih kepada rekan sejawatnya dari China, Xi Jinping, karena telah menyetujui kesepakatan tersebut. 

"Dia bisa saja mengambil jalan lain, tetapi tidak, dan keputusannya patut diapresiasi,” kata Trump.

Kesepakatan ini seharusnya diselesaikan pada Januari 2025 untuk menghindari larangan, tetapi Trump memperpanjang tenggat waktu beberapa kali untuk memberi TikTok lebih banyak waktu.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, investor baru termasuk Oracle, Silver Lake, dan MGX akan memiliki 50 persen dari entitas TikTok AS yang baru. Investor ByteDance yang sudah ada akan mengendalikan 30,1 persen dan ByteDance memegang 19,9 persen sisanya.

Entitas baru ini akan bertanggung jawab untuk memoderasi konten di TikTok dan melindungi data pengguna AS. Oracle, yang sudah lama menjadi mitra komputasi awan TikTok, akan bertindak sebagai penjaga keamanan yang bertugas memastikan TikTok mematuhi hukum.

Namun, para kritikus berpendapat bahwa kesepakatan tersebut tidak cukup sesuai dengan undang-undang yang disahkan pada 2024 di bawah pemerintahan Biden yang memaksa pemisahan tersebut.  Belum jelas apakah ada di antara para kritikus tersebut ada yang berniat menggugat kesepakatan itu.

Undang-undang tersebut menetapkan bahwa ByteDance tidak boleh memiliki hubungan operasional dengan TikTok AS. TikTok mengatakan usaha patungannya telah dibentuk sesuai dengan perintah eksekutif Trump pada September.

Kesepakatan yang diajukan Gedung Putih memungkinkan ByteDance untuk menyewakan salinan algoritma kontennya kepada entitas TikTok AS yang akan datang, melatih ulang algoritma baru tersebut berdasarkan data pengguna AS.

ByteDance tetap mempertahankan kendali atas bagian-bagian berharga dari bisnis TikTok AS-nya, termasuk divisi periklanannya dan cabang e-commerce yang berkembang pesat, TikTok Shop. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dikirimi Bangkai Ayam Tanpa Kepala, Uchok Sky: Teror Murahan!
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Awas Macet, Ada Demo di Jakarta Pusat Hari ini
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Petugas Haji Diharapkan Memiliki Mental yang Tangguh
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ini Rincian Upah Minimum Sektoral DKI Jakarta 2026
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mauricio Souza Belum Pastikan Tiga Pemain Baru Persija Tampil Kontra Madura United
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.