jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menerima teror pihak tak dikenal setelah kediaman pria kelahiran Sumatera Utara (Sumut) itu dikirim paket bangkai ayam tanpa kepala.
"Paket dibungkus plastik transparan. Isinya ayam tanpa kepala dengan darah masih segar seperti baru dipotong," kata dia kepada awak media, Jumat (23/1).
BACA JUGA: Soal RUU IKN, Bang Uchok: Masa DPR Mau Dipaksa Pemerintahan Jokowi Hanya Tukang Stempel
Adapun, paket pertama kali ditemukan tetangga di depan pagar rumah Uchok, Babelan, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (22/1) kemarin.
Uchok menyebut ada secarik kertas dengan pesan bernuansa intimidasi diletakan peneror di atas bangkai ayam.
BACA JUGA: Kasus Korupsi LPEI, Uchok Minta KPK Usut Aliran Dana ke Perusahaan Tambang Batu Bara
"Ada kertas yang dilipat," ujar dia.
Isi pesannya, yakni 'Uchok…! Hati-hati dalam menulis dan berkomentar di media jika ingin keluarga selamat,'
BACA JUGA: Kekayaan Jokowi & Menterinya Meroket, Uchok Sky Punya Pertanyaan Menohok
Uchok menilai teror tersebut sebagai bentuk tindakan pengecut pihak tak bertanggung jawab guna membungkam suara kritis.
“Perbuatan pengecut. Teror supaya saya tidak banyak bicara,” kata dia.
Uchok mengaku belum berniat melayangkan laporan ke polisi setelah menerima teror bangkai ayam tanpa kepala.
"Ini, mah, teror murahan. Gaya pengecut, karena tidak punya obat apa pun untuk menutup suara saya," kata dia.
Diketahui, Uchok menang sosok kritis terhadap sejumlah kebijakan dan kasus strategis, terlebih menyikapi penggunaan anggaran negara.
Sebelum Uchok, sejumlah konten kreator di media sosial menerima teror setelah bersuara keras terhadap kebijakan negara.
Misalnya, seorang konten kreator di Instagram dengan akun Dj Donny yang menerima ancaman setelah kediaman pegiat media sosial itu dikirim ayam mati.
Pengirim bahkan menuliskan ancaman menggunakan karton yang intinya meminta Dj Donny tak bersuara kritis.
Selain Dj Donny, pemilik akun Sherlyannavita juga menerima teror orang tak dikenal yang mengirim surat ancaman dan mencoret kendaraan pribadi.
Kemudian, pemilik akun Verdian_Aurellio juga bernasib sama setelah beberapa akun anonim mengirim pesan bernada teror. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan



