Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian atau Board of Peace untuk Gaza, yang menjadi elemen kunci fase kedua dari rencana yang didukung AS guna mengakhiri perang di wilayah Palestina tersebut.
Peluncuran Dewan Perdamaian tersebut kemudian dilakukan Trump pada rangkaian acara World Economic Forum (WEF) 2026 pada Kamis (22/1/2026).
“Kami berkomitmen untuk memastikan Gaza didemiliterisasi, dikelola dengan baik, dan dibangun kembali dengan indah. Ini akan menjadi rencana yang hebat, dan di situlah Dewan Perdamaian benar-benar dimulai,” kata Trump dikutip dari Antaranews, Jumat.
Ia menambahkan bahwa mandat dewan itu dapat diperluas ke isu-isu lain seiring keberhasilan upaya di Gaza.
“Saya pikir kita dapat memperluasnya ke hal-hal lain seiring keberhasilan kita di Gaza,” ujarnya.
Trump menyampaikan bahwa Dewan Perdamaian tersebut akan bekerja sama dengan PBB dan tidak hanya akan menangani masalah di Gaza.
Baca Juga
- Serba-serbi Prabowo di WEF 2026 Davos: Gabung Dewan Perdamaian Gaza & Pidato Prabowonomics
- Luncurkan Dewan Perdamaian, Trump Klaim Akhiri Delapan Perang dan Dorong Stabilitas Global
- 8 Negara Islam Bergabung ke Dewan Perdamaian Amerika, Ada Indonesia
"Ada potensi luar biasa dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Saya pikir kombinasi Dewan Perdamaian dengan orang-orang seperti yang kita miliki di sini, ditambah dengan PBB, dapat menjadi sesuatu yang sangat, sangat unik bagi dunia,” tutur Trump.
Melansir NDTV, Dewan Perdamaian tersebut akan memiliki tugas untuk mempromosikan perdamaian di seluruh dunia. Kemudian juga akan berupaya menyelesaikan konflik global.
Untuk negara-negara yang bergabung, akan memiliki masa jabatan selama tiga tahun. Kecuali negara tersebut membayar US$ 1 miliar untuk mendanai kegiatan dewan dan akan mendapatkan keanggotaan tetap.
Negara yang Tergabung dalam Dewan Perdamaian Trump
Setidaknya terdapat sejumlah negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian ini. Salah satunya adalah Indonesia.
Indonesia setuju bergabung dalam Dewan Perdamaian, bersama dengan negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Yordania, Qatar, dan Mesir.
Kemudian ada sejumlah negara sekutu AS seperti Israel, Türkiye, Hongaria, Maroko, Pakistan, Kosovo, Uzbekistan, Kazakhstan, Paraguay, dan Vietnam yang telah menerima undangan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481376/original/075507400_1769092696-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_21.15.44.jpeg)


