Coach Tedjo: Pilih Sepatu Sesuai Kebutuhan, Lari Itu untuk Sehat

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tren lari yang kian masif di Indonesia membawa dampak positif bagi gaya hidup sehat. Namun di balik euforia tersebut, masih banyak pelari pemula yang keliru dalam memilih sepatu, terutama karena tergiur tren sepatu berpelat karbon (carbon plate).

Pelatih lari Coach Tedjo menegaskan bahwa pemilihan sepatu yang tepat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga performa sekaligus mencegah cedera. Menurut dia, sepatu lari seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan, dan tujuan masing-masing pelari.

Baca Juga
  • Baru Terjun ke Dunia Lari Trail, Yuk Kenali Beragam Istilahnya!
  • Mitos atau Fakta, Olahraga Lari Berbahaya untuk Lansia?
  • Raffi Ahmad Menangkan Lelang Sepatu Lari Robi Syianturi, Dana untuk Pembangunan Masjid di Aceh

“Saya selalu bilang ke teman-teman pelari, jangan melihat orang lain. Setiap orang punya target berbeda. Lari itu buat sehat, bukan mencari penyakit,” ujar sosok yang lekat denganaktivitas lari trail ini.

Ia menyoroti fenomena pelari FOMO (fear of missing out) yang baru memulai lari, tetapi langsung menggunakan sepatu carbon plate tanpa pemahaman yang cukup. Padahal, sepatu jenis tersebut dirancang untuk pelari dengan intensitas dan kecepatan tertentu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kalau belum paham, jangan coba-coba pakai sepatu carbon. Risikonya tinggi, bisa cedera panjang bahkan permanen,” kata Tedjo yang juga pelatih fisik.

Coach Tedjo menjelaskan, sepatu carbon plate umumnya hanya digunakan pelari berpengalaman dan tidak dipakai setiap hari. Dalam sepekan, sepatu jenis ini biasanya digunakan maksimal dua kali untuk latihan tertentu.

“Biasanya dipakai saat tempo run, threshold run, atau saat race. Daily run tetap pakai sepatu daily run. Tidak semua pelari harus pakai sepatu karbon,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa sepatu lari juga membutuhkan waktu pemulihan. Menggunakan satu sepatu yang sama setiap hari tidak hanya mempercepat kerusakan sepatu, tetapi juga meningkatkan risiko cedera.

“Bukan hanya pelari yang butuh recovery, sepatu juga. Tidak disarankan satu sepatu dipakai terus-menerus setiap hari,” kata Coach Tedjo.

Dalam konteks pemilihan sepatu, Coach Tedjo menilai Xtep sebagai salah satu merek yang mampu menjawab kebutuhan pelari dengan berbagai level. Ia mengaku telah mencoba beberapa tipe sepatu Xtep, salah satunya seri X160.

Menurut dia, Xtep menyediakan pilihan sepatu yang lengkap, mulai dari sepatu untuk lari harian (daily run), peningkatan performa (perform run), hingga sepatu race.

Pengalaman paling berkesan baginya adalah saat menggunakan Xtep X160 Pro dalam ajang half marathon (HM). Sepatu tersebut dinilainya memberikan rasa aman dan responsif saat berlari dengan kecepatan tinggi.

“Saya pakai X160 Pro untuk HM dengan pace 3. Form-nya sangat aman, pantulan plate-nya bagus, dan terasa responsif. Cocok untuk pelari yang mau race di FM dan HM,” kata dia.

Coach Tedjo juga menyambut positif kehadiran official store Xtep di Indonesia. Menurutnya, hal ini memberi lebih banyak pilihan bagi pelari Tanah Air untuk mendapatkan sepatu berkualitas dengan akses yang lebih mudah.

Ia berharap, dengan semakin banyaknya pilihan sepatu dan edukasi yang tepat, para pelari di Indonesia dapat lebih bijak dalam menentukan perlengkapan lari sesuai kebutuhan masing-masing.

“Pilih target sesuai kemampuan, lalu cari sepatu yang sesuai dengan kebutuhan. Itu kunci agar lari tetap aman, nyaman, dan sehat,” kata Coach Tedjo.

Xtep hadir di Central Park

Brand olahraga global XTEP resmi membuka store terbarunya di Central Park Mall, Lantai 2, Kamis (22/1/2026). Kehadiran store ini menjadi langkah Xtep untuk semakin dekat dengan pelari serta pencinta gaya hidup aktif di Indonesia, sekaligus menjadi ruang bagi konsumen untuk mengenal lebih dekat lini sepatu lari performa tinggi hingga produk sport lifestyle yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Produk XTEP menyasar berbagai segmen pasar, tidak hanya pelari profesional, tetapi juga masyarakat urban dengan gaya hidup aktif. XTEP menjangkau mass market yang membutuhkan sepatu dan apparel olahraga untuk aktivitas harian, pelari rekreasional, atlet marathon, hingga penggemar trail running dan hiking.

Selain itu, XTEP Kids turut melengkapi kebutuhan sepatu dan pakaian olahraga yang nyaman dan aman untuk anak-anak aktif, di samping koleksi sport lifestyle yang dirancang menunjang penampilan kasual dengan sentuhan sporty.

XTEP dikenal dengan pendekatan teknologi yang dikembangkan dari kebutuhan atlet dan diaplikasikan ke produk konsumen, baik di sepatu maupun apparel. Sejumlah produk XTEP juga menggunakan material ramah lingkungan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan.

Direktur XRUN Dandy Ariesandy mengatakan, XTEP memiliki keunikan karena tidak hanya berperan sebagai brand ritel, tetapi juga membangun ekosistem lari melalui Xtep Running Club yang memberikan layanan bagi pelari di berbagai level.

“Dengan ini, kami menciptakan integrasi yang dalam dengan dunia lari dan komunitasnya,” tegas Dandy.

Ia menilai bisnis sepatu lari akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran hidup sehat. “Kami berharap ke depannya, XTEP akan menjadi bagian dari lifestyle masyarakat Indonesia dan menjadi salah satu pilihan utama untuk keperluan olahraga, terutama lari, serta aktivitas sehari-hari,” katanya.

Kelebihan store ini adalah alat pemindaian bentuk kaki. Kita dapat mengetahui dengan presisi tinggi, panjang, dan lebar telapak kaki. Alat pindai ini juga bisa mengukur ukuran kedua tumit serta tinggi lengkungan kaki.

Dengan alat pemindai ini, pengunjung bisa dengan tepat memilih sepatu yang sesuai dengan struktur kakinya.

Alat pemindaian bentuk, ukuran, dan struktur kaki yang canggih di store Xstep, Central Park Mall, Jakarta. - (REPUBLIKA/Israr Itah)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Geng Bersenjata Golok Serbu Toko Rolex, Bawa Kabur Jam Tangan Berharga
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Banjir di Karawang Kembali Naik, Ribuan Rumah Terendam
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
PTPP Rampungkan Pembangunan RSUD Tarempa di Kepulauan Anambas, Nilai Kontrak Rp186,24 Miliar 
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bisa ‘Bongkar’ Rahasia Hidupmu
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Longsor di Manggarai Timur: Satu Tewas dan Dua Hilang 
• 5 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.