AHY Bertemu dengan Rektor UI, Ini yang Dibahas

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ‎(Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY ‎menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur nasional tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan ‎fisik, tetapi harus ditopang oleh riset, pengetahuan, dan kolaborasi lintas sektor.

Hal tersebut isampaikannya dalam pertemuan dengan Pimpinan Universitas Indonesia (UI) di Kantor Kemenko IPK, ‎Jakarta Pusat, pada Rabu (21/1).

BACA JUGA: Rektor UI: Kampus Harus Jadi Motor Utama Indonesia Naik Kelas

‎“Kami sepakat bahwa infrastruktur merupakan tulang punggung pembangunan nasional. Tanpa infrastruktur dan konektivitas antarwilayah yang kuat, kita tidak akan mampu mengejar pertumbuhan ‎ekonomi yang tinggi. Untuk itu, penguatan sumber daya manusia, khususnya di bidang sains, teknologi, ‎rekayasa, dan matematika (STEM), diperlukan sebagai fondasi utama pembangunan infrastruktur di masa ‎depan,” kata AHY.

‎Sejalan dengan pandangan tersebut, Rektor UI Prof. Heri Hermansyah menegaskan komitmen kampusnya untuk berperan lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah melalui kolaborasi ‎riset dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional.

BACA JUGA: Rektor UI Lantik Dekan & Direktur Vokasi Baru, Dorong Penguatan Manajemen Fakultas

‎Menurutnya, UI terus mengoptimalkan ‎sumber daya manusia dan aset universitas untuk mendukung peran tersebut.

‎“Sekitar 700 profesor serta ribuan tenaga ahli dan tenaga medis UI terlibat aktif dalam riset inovasi, ‎pengabdian masyarakat, konsultansi, pelatihan, hingga pengujian laboratorium yang memberikan solusi ‎konkret bagi berbagai persoalan pembangunan,” ujarnya.

BACA JUGA: Rektor Heri Umumkan 9 Dekan Baru, UI Menuju Kampus Unggul dan Impactful

‎Selain itu, dari sisi pengelolaan aset dan infrastruktur, UI mendorong pemanfaatan lahan secara produktif ‎dan terintegrasi dengan pengembangan wilayah.

‎Sejumlah inisiatif yang disampaikan, antara lain ‎pembukaan akses exit tol kawasan UI, pengembangan kawasan sekitar Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI, pembangunan international housing, serta pengembangan connectivity hub yang terintegrasi dengan ‎transportasi publik dan layanan bus listrik di lingkungan kampus.

‎Menanggapi hal ini, AHY menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah strategis yang dilakukan ‎UI.

‎“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Saya selalu menggunakan istilah penta helix, yaitu pemerintah ‎bersama dunia akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media. Saya rasa itulah sinyal kolaborasi yang ‎dibayangkan dalam sebuah super team bernama Indonesia,” kata putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Dia menyampaikan harapannya agar UI, sebagai benchmark perguruan tinggi di ‎Indonesia dapat terus berkembang di bawah kepemimpinan Rektor UI beserta jajarannya.

AHY berharap UI makin unggul, maju, dan impactful, dengan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

‎Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan ‎perguruan tinggi dalam merumuskan arah pembangunan infrastruktur nasional yang berbasis riset, inovasi, ‎dan pengembangan wilayah berkelanjutan.

Pertemuan ini tidak hanya membahas gagasan strategis, tetapi juga membuka ruang koordinasi lebih lanjut dalam mengimplementasikan kolaborasi konkret lintas sektor ‎guna mendukung agenda pembangunan nasional ke depan. (rhs/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap yang Melaporkan Sudewo kepada KPK


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Terkini Banjir Jakarta: Semakin Parah, Sudah 143 RT Tergenang, Tinggi Air Capai 1,2 Meter
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Banjir Jakarta, Disnakertransgi DKI Terbitkan Surat Edaran: Imbau Perusahaan Terapkan WFH
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
MNC Finance Gelar Agent Award 2026, Tiga Agregator Sales Raih Apresiasi
• 2 menit laluidxchannel.com
thumb
Foto: Lanny/Apriyani Melaju ke 8 Besar Indonesia Masters 2026
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Berita Foto: Jakarta Dikepung Banjir
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.